5. Penyelidikan Penyebab Kematian
Sebanyak 8 orang saksi dari pihak panitia, keluarga, maupun rumah sakit diperiksa penyidik pidana umum Polrestabes Semarang. CCTV juga diperiksa sebagai dugaan penyebab kematian akibat berdesak-desakan saat menonton konser. Sayangnya CCTV di sekitar area konser jauh dari TKP meninggalnya Ahmad Arsyad Disky.
6. Wali Kota Semarang Perketat Izin Konser
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau yang akrab disapa Ita lantas menegaskan apabila setiap konser yang digelar juga harus menyertakan izin dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Selain perizinan, SOP konser seperti kapasitas dan jalur emergency harus diperiksa dengan baik.
7. JKT48 Ucap Belasungkawa
Member dan staf JKT48 turut berbelasungkawa atas meninggalnya Ahmad Arsyad Disky. Dalam Summer Tour selanjutnya yang bakal digelar di Malang, Jawa Timur, dan Solo, Jawa Tengah, JKT48 akan mengheningkan cipta sebelum memulai konser untuk mendoakan almarhum.
JKT48 juga meminta fans mengurungkan niat berangkat menonton konser apabila merasa kurang fit. Apabila permintaan tersebut tidak digubris, JKT48 dapat menghentikan konser demi keselamatan bersama.
8. Keluarga Berlapang Dada
Keluarga Ahmad Arsyad Disky dan pihak penyelenggara konser JKT48 Summer Tour Jakarta kabarnya tidak memperpanjang masalah ini. Ahmad pun disebut menonton konser atas seizin kedua orangtuanya.
Korban diduga kecapekan berlatih kempo selama dua hari terakhir sebelum nonton konser JKT48. Ahmad Arsyad Disky juga sempat nge-gym pagi hari sebelum nonton konser.
Ahmad Arsyad Disky sendiri merupakan atlet kempo berprestasi di Semarang. Pencapaian juara 2 Popda Kota Semarang dan juara satu Kejurkot di cabang olahraga kempo diraih almarhum semasa hidup.
Itu dia berbagai fakta konser JKT48 yang diwarnai berita duka meninggalnya salah satu fans.
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
6 Prank April Mop 2026 yang Sukses Bikin Internet Gempar
-
Foto Vulgar Hasil Editan AI Viral, Freya JKT48 Batal Diperiksa Polisi Hari Ini
-
Fotonya Dimanipulasi Jadi Vulgar, Freya JKT48 Lapor Polisi
-
Ketahuan Pacaran, Job Gendis JKT48 Ditangguhkan Manajemen hingga Tak Bisa Tampil Selama 3 Bulan
-
Member JKT48 Jadi Korban Penyalahgunaan AI, Manajemen Siap Ambil Langkah Hukum
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Warga Depok Harus Bangga, Studio Ilustrasi di Sana Garap Poster Lagu Baru Ariana Grande
-
Bantah Tudingan Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah Buktikan Tidak Gila Harta
-
Lirik Lagu Iqro' Karya Raim Laode: Tamparan Keras Agar Manusia Tak Sombong di Dunia
-
American Gangster: Kisah Nyata Raja Heroin Frank Lucas yang Masih Eksis di Netflix
-
Pernah Promosikan Hanania Travel, Keanu Agl hingga Dara Arafah Berpotensi Dipanggil Polisi
-
Taktik Penyadapan FBI Guncang Sejarah Kriminal AS, Fokus Utama Dokumenter Fear City di Netflix
-
Mata Batin 2: Teror Arwah Darmah dan Rahasia Kelam di Panti Asuhan, Malam Ini di ANTV
-
Rambo: Last Blood: John Rambo Hadapi Kartel Narkoba Mematikan, Malam Ini di Trans TV
-
Mocca hingga Harvey Malaiholo Bius Penonton Java Jazz 2026, Simak Momen Epik yang Bikin Baper!
-
Kronologi Suami Bunga Zainal Tertipu Rp2,3 Miliar: Modus 'Double Date' Berujung Cek Kosong