Suara.com - Ariel NOAH yang menjabat wakil ketua Vibrasi Suara Indonesia (VISI) tak masalah bila pencipta lagu melalui AKSI menuntut digital direct lisence untuk mendapat royalti dari performing rights.
Sebab, Ariel NOAH sendiri paham mereka ingin melakukan itu karena terinspirasi dari PACE Rights Management, sebuah perusahaan yang mengelola hak cipta, khususnya hak cipta musik di Inggris.
Digital direct lisence ini dilakukan juga untuk meminimalisir adanya pemotongan biaya yang diterima para pencipta lagu.
"Bagus sih, sesuai dengan zamannya ya. Sebenarnya ini mengadaptasi dari PACE yang di Inggris. Jadi, yang mereka lakukan itu cut the middle man. Intinya biar enggak banyak potongannya, jadi si pencipta lagu ini punya badannya sendiri," kata Ariel NOAH dalam Meet Nite Live, Kamis 29 Mei 2025.
Namun, musisi 43 tahun ini berpendapat para pencipta lagu harus menentukan dulu tarif atas lagu ciptaannya dan tak boleh mengubahnya lagi sebelum mematenkan metode pembayarakan royalti performing rights tersebut.
"Tapi yang jadi masalah itu kesepakatannya jangan berubah-berubah, tarifnya itu harus pasti dulu baru dipatenkan," ujar Ariel NOAH.
Selain itu, mantan kekasih Sophia Latjuba dan Luna Maya ini juga menyarankan para pencipta lagu untuk berdiskusi dengan promotor terkait keinginannya tersebut.
Sebab, Ariel NOAH menilai promotor adalah kunci dari berlangsungkan ekosistem musik di Indonesia.
"Ini juga harus ngobrol sama promotor lho, karena menurut kita ujung tombak itu promotor. Karena kalau promotor enggak bikin acara, siapa yang nyanyi? Kita balik lagi jadi penyanyi kamar mandi," imbuh Ariel NOAH.
Baca Juga: Salat Jumat di Madinah, Alasan Ivan Gunawan Datang Lebih Awal ke Masjid Nabawi Bikin Haru
Armand Maulana yang juga di podcast tersebut mengatakan, promotor harus dilibatkan dalam hal ini.
Karena mereka yang biasa menyelenggarakan acara musik dan mereka yang wajib membayar hak royalti para pencipta lagu.
"Maksudnya Ariel itu, apakah promotor setuju enggak dengan tarifnya. Kan harus dikonfirmasi dulu. Karena, penyanyi enggak ada masalah sebenarnya, kan yang bayar promotor," tutur Armand Maulana yang menjabat sebagai Ketua VISI.
Armand Maulana juga menyarankan para pencipta lagu berdiskusi mengenai keinginannya tersebut kepada pemerintah.
Sebab, pemerintah Indonesia sudah cukup lama ikut mengatur masalah pembayaran royalti untuk para pencipta lagu dalam undang-undang.
Ariel NOAH dan Armand Maulana merasa semua diskusi itu harus dilakukan demi menjaga ekosistem musik Indonesia.
Berita Terkait
-
Anggap LMK Tak Becus Kelola Royalti, Ariel NOAH Merasa Penyanyi Jadi Kambing Hitam
-
Pengacara Keenan Nasution Sebut Vidi Aldiano Kurang Ajar, 16 Tahun Nyanyi Nuansa Bening Tak Izin
-
5 Fakta Sengketa Hak Cipta Vidi Aldiano vs Keenan Nasution
-
Iis Dahlia Juga Dilarang Yoni Dores Bawakan Lagunya di TV: Gak Tahu Masalahnya Apa
-
Punya Banyak Lagu, Atta Halilintar Tak Masalah Karyanya Dibawakan Tanpa Izin
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- 27 Kode Redeem FC Mobile 15 Januari 2026, Gaet Rudi Voller Pemain OVR 115
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Konser Brian Mcknight di Jakarta: Romantis dan Humoris
-
Terinspirasi Broken Strings, Jessica Iskandar Baru Berani Ungkap Dilecehkan Teman Ayahnya
-
Isu Liar di TikTok, Benarkah Teuku Ryan Ayah Biologis Ressa yang Ngaku Anak Kandung Denada?
-
Dimeriahkan Slank hingga Happy Asmara, HS Run Lampung Jadi Lautan Manusia
-
Terseret Isu Grooming, Roby Tremonti Diduga Tawar Harga Buzzer karena Kemahalan
-
Go Youn-jung Akui Naskah Can This Love Be Translated Seperti Masuk ke Dunia Dongeng
-
Doktif Sebut Status Mualaf Richard Lee Cuma Kedok Cari Simpati, Ada Buktinya?
-
Viral di Threads, Rian D'Masiv Dituding Child Grooming dan Seret Nama Eks Member JKT48
-
Sambung Candaan Pandji, Coki Pardede dan Tretan Muslim Kasih Kopi ke Gibran Biar Tak Ngantuk
-
Kronologi Piche Kota Indonesian Idol Diduga Terlibat Pemerkosaan Siswi SMA