-
Film "Good Fortune" menjadi debut penyutradaraan Aziz Ansari yang sukses besar setelah tayang di TIFF 2025.
-
Proses produksinya penuh rintangan, mulai dari proyek gagal, mogok kerja penulis, hingga cedera Keanu Reeves.
-
Film ini dipuji karena mampu mengubah kisah penuh kemalangan menjadi komedi cerdas tentang takdir dan kesempatan kedua.
Suara.com - Ketika sebuah film berjudul Good Fortune harus melewati serangkaian nasib buruk selama produksinya, hasilnya bisa menjadi sebuah ironi yang pahit atau justru cerita kemenangan yang inspiratif.
Untuk debut penyutradaraan Aziz Ansari, yang terjadi adalah yang kedua.
Setelah penayangan perdananya di Toronto International Film Festival (TIFF) pada 6 September 2025, film ini tidak hanya berhasil memukau penonton tetapi juga menuai pujian kritis, menandai sebuah comeback yang manis bagi sang sutradara.
Perjalanan Good Fortune menuju layar lebar adalah sebuah drama tersendiri. Film ini lahir dari abu proyek sebelumnya, Being Mortal, yang terpaksa dihentikan pada 2022.
Tak mau larut dalam kegagalan, Ansari segera bangkit dan merancang proyek baru yang ambisius, sebuah komedi supernatural yang diniatkan untuk mengembalikan tawa penonton di bioskop.
Ia menggandeng teman lamanya, Seth Rogen, yang tidak hanya bergabung sebagai aktor tetapi juga turut menyumbangkan ide-ide segar yang membentuk DNA film ini.
Namun, jalan yang ditempuh tidaklah mulus. Produksi yang baru saja dimulai di Los Angeles pada Januari 2024 harus kembali terhenti akibat dampak dari mogok kerja serikat penulis (WGA) pada 2023.
Setelah rintangan itu terlewati, ujian berikutnya datang dari salah satu bintang utamanya. Aktor ikonik Keanu Reeves mengalami cedera di lokasi syuting.
Akibatnya, proses produksi untuk melakukan penyesuaian dan pengambilan gambar ulang. Rangkaian kemalangan ini seolah menjadi antitesis dari judul film itu sendiri.
Baca Juga: Keanu Reeves Dikabarkan Menikah Diam-diam dengan Alexandra Grant, Benarkah?
Di sinilah letak keajaiban Good Fortune. Film ini disebut-sebut berhasil mengubah semua energi negatif dari proses produksinya menjadi sebuah kekuatan naratif.
Para kritikus yang menyaksikannya di TIFF memuji perpaduan cerdas antara humor khas Aziz Ansari yang tajam dan observasional dengan komedi situasi ala Seth Rogen yang lebih lepas.
Ditambah dengan kehadiran Keanu Reeves yang kabarnya tampil memukau dalam peran komedi yang tak terduga, film ini menjadi sebuah paket hiburan yang solid.
Ansari, dalam debutnya sebagai sutradara, dipuji karena mampu menyeimbangkan elemen supernatural dengan drama hubungan antarmanusia yang terasa nyata dan membumi.
Film ini bukan sekadar komedi tentang hantu atau keajaiban, melainkan sebuah eksplorasi tentang takdir, kesempatan kedua, dan bagaimana manusia merespons keberuntungan dalam hidup.
Banyak yang menilai bahwa kesulitan di balik layar justru membuat tema ini terasa lebih otentik dan menyentuh.
Berita Terkait
-
Keanu Reeves Dikabarkan Menikah Diam-diam dengan Alexandra Grant, Benarkah?
-
Jaga Martabat Bangsa, Joe Taslim Tahan Keinginan Minta Foto Bareng Bintang Hollywood
-
Elegan dan Sarat Pesan Sosial, Dian Sastro Pakai Pin One Piece di TIFF 2025
-
Dian Sastro Pamer Pin One Piece, Ingat Lagi Skandal Berdarah Keluarga Suaminya
-
Dian Sastro Hadiri TIFF 2025, Tampil Elegan dengan Pin Bajak Laut One Piece yang Curi Perhatian
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
Terkini
-
Deretan Rekomendasi Film Korea Genre Kriminal, Tayang di Vidio!
-
Dicap Pelakor Syariah, Sabrina Farhana Istri Founder Nussa Rarra Minta Perlindungan Allah
-
Update Kasus Kekerasan Mahasiswa UNDIP: Arnendo Terlapor Dugaan Pelecehan
-
The Hitman's Bodyguard: Duet Kacau Ryan Reynold dan Samule L Jakcson, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Drama Bloodhounds Season 2, Woo Do Hwan dan Lee Sang Yi Bersatu Kalahkan Rain
-
Annisa Hadiyanti Ungkap Kronologi Perselingkuhan Aditya Triantoro di Tengah Sukses Nussa Rarra
-
Isyana Sarasvati Dituduh Gabung Sekte Satanik Gara-Gara Simbol Mata Satu di Abadhi
-
Film Senin Harga Naik Suguhkan Ambisi Anak vs Prinsip Ibu
-
Anugerah Cahaya Ramadan Bertabur Bintang, Malam Apresiasi Spesial dari MNCTV
-
Meriahnya Ngabuburit Kata Oma dan NBJ, Peserta Kompak Nyanyi Bareng Opick