-
Nikita Mirzani dilaporkan oleh pengusaha skincare Reza Gladys atas dugaan pemerasan senilai Rp4 miliar terkait ulasan negatif produk di media sosial.
-
Setelah bukti transfer dan komunikasi ditemukan, Nikita ditetapkan sebagai tersangka dan didakwa pasal pemerasan serta TPPU; sidang berlangsung penuh drama dengan kesaksian yang saling bertentangan.
-
Putusan dijadwalkan 28 Oktober 2025 di PN Jakarta Selatan; hasilnya akan menentukan apakah Nikita dinyatakan bersalah dan dipenjara hingga 12 tahun, atau bebas dan menciptakan preseden baru di dunia hiburan.
Suara.com - Sidang putusan kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan terdakwa Nikita Mirzani dijadwalkan berlangsung pada hari ini, Selasa, 28 Oktober 2025 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Kasus yang menyeret artis 39 tahun tersebut bermula dari laporan pengusaha skincare, Reza Gladys, hampir setahun lalu.
Seperti apa urutan kronologinya? Ini dia ulasannya.
Dari Laporan hingga Jadi Tersangka
Kasus ini bermula saat Reza Gladys melaporkan Nikita ke Polda Metro Jaya pada Selasa, 3 Desember 2024. Dia menuduh sang artis melakukan pemerasan setelah mengunggah ulasan negatif tentang produk skincare miliknya di media sosial.
Reza mengaku diminta sejumlah uang agar ulasan itu dihapus dan tidak berlanjut menjadi pemberitaan yang merugikan. Nominal yang disebut dalam laporan mencapai Rp4 miliar.
Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, penyidik akhirnya menetapkan Nikita dan asistennya sebagai tersangka pada 21 Februari 2025.
Polisi menyebut telah memiliki bukti transfer, percakapan, serta aliran dana yang mengarah ke rekening pribadi Nikita dan perusahaannya.
Penahanan dan Dakwaan Jaksa
Baca Juga: Disentil Jaksa Tukang Akting, Nikita Mirzani: Saya Artisnya, Kenapa Anda yang Bersandiwara?
Pada 4 Maret 2025, Nikita resmi ditahan bersama sang asisten, Ismail Marzuki alias Mail Syahputra. Keduanya kemudian menjalani sidang perdana pada 24 Juni 2025, di mana jaksa membacakan dakwaan pemerasan sekaligus TPPU.
Dalam dakwaan disebutkan, Nikita menerima uang sebesar Rp4 miliar, dengan rincian Rp2 miliar ditransfer dan Rp2 miliar tunai.
Uang tersebut diduga digunakan untuk membayar cicilan rumah di kawasan BSD, serta sejumlah keperluan pribadi lainnya.
Jaksa menilai, tindakan itu memenuhi unsur pemerasan sebagaimana diatur dalam Pasal 368 KUHP, serta TPPU sesuai UU Nomor 8 Tahun 2010.
Persidangan Penuh Drama
Proses persidangan pun berjalan panas. Pada 31 Juli 2025, Nikita sempat menolak dibawa kembali ke tahanan setelah sidang karena bersikeras ingin diputarkan rekaman bukti yang diklaimnya bisa membuktikan adanya intervensi.
Tag
Berita Terkait
-
Dituntut 11 Tahun Penjara, Nikita Mirzani Buka Data ICW Terkait Tuntutan Ringan ke Koruptor
-
Isi Surat Nikita Mirzani untuk Prabowo Jelang Sidang Vonis
-
Merasa Keterlaluan Dituntut 11 Tahun Penjara, Nikita Mirzani: Apa Keadilan Diukur dari Amarah JPU?
-
Tuntut Keadilan, Nikita Mirzani Tulis Surat Terbuka untuk Hakim Jelang Sidang Vonis Besok
-
Rindu Tidur Bareng Anak, Nikita Mirzani Berharap Divonis Bebas
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Ernest Prakasa Bahas Keuntungan Film Agak Laen, Ternyata Dibagi-bagi ke Pihak-Pihak Ini
-
Guru SD Pamulang Dipolisikan Usai Nasihati Murid, Netizen Ramaikan Petisi...
-
Kakak dari Jerman Akhirnya Tiba, Air Mata Farah Pecah saat Bersimpuh di Nisan Lula Lahfah
-
15 Kontestan Indonesian Idol XIV Terpilih, Ada yang Dianggap Tak Layak
-
Sinopsis Film Streaming: Ketika Influencer Mencari Pembunuh Berantai
-
Sinopsis Vladimir, Kisah Profesor Terjebak Obsesi Terlarang dalam Series Terbatas Netflix
-
Drama Korea Recipe for Love, Kala Cinta Tumbuh dalam Konflik Dua Keluarga
-
Catat Jadwalnya, Ini 5 Film Hollywood Terbaru Tayang Februari 2026
-
Sinopsis Film Korea The Gardeners yang Bertabur Bintang
-
A Tme to Kill: Intrik KKK, Rasisme Brutal, dan Dilema Moral, Malam Ini di Trans TV