- Firdaus Oiwobo diminta Hakim MK melepas toga saat sedang berada di ruang sidang Mahkamah Konstitusi (MK).
- Sebab, status profesinya sebagai pengacara sedang bermasalah.
- Ternyata apa yang dilakukan Firdaus Oiwobo adalah strategi.
Suara.com - Firdaus Oiwobo kembali membuat heboh publik. Ia memakai toga saat sedang berada di ruang sidang Mahkamah Konstitusi (MK).
Padahal, status profesinya sebagai pengacara sedang bermasalah. Berita acara sumpah jabatannya diketahui sedang dibekukan Pengadilan Tinggi.
Sehingga Firdaus Oiwobo seharusnya tidak boleh beracara di persidangan.
Namun, aksi nekat Firdaus Oiwobo ini ternyata bukan karena dia tidak tahu aturan.
Hal itu sengaja dilakukan sebagai sebuah strategi untuk memastikan nasib karier Firdaus Oiwobo sebagai advokat.
Kuasa hukum Firdaus, Deolipa Yumara, menjelaskan alasan kliennya datang dengan atribut lengkap tersebut saat ditemui di Depok, Jawa Barat, Sabtu (22/11/2025).
"Kemarin itu kan agendanya perbaikan permohonan. Memang sengaja Firdaus pakai toga, untuk menguji, uji materiil di lapangan," kata Deolipa Yumara.
Menurut Deolipa Yumara, Firdaus ingin melihat kenyataan di lapangan. Ia mau membuktikan apakah sanksi pembekuan itu benar-benar membuatnya dilarang total bersidang, atau masih ada celah yang bisa digunakan.
"Apakah ketika dia sudah dibekukan oleh Pengadilan Tinggi, dia masih boleh bersidang apa tidak?" Tanya Deolipa Yumara.
Baca Juga: Hotman Paris Ledek Firdaus Oiwobo yang Diminta Copot Toga oleh Hakim MK
"Secara de jure dia sudah dibekukan, tapi secara de facto apakah boleh? Karena dia masih memegang kartu advokat dan berita acara sumpah," lanjutnya.
Meski begitu, Deolipa Yumara mengakui tindakan ini memang berisiko. Akhirnya, Hakim MK meminta Firdaus melepas toganya agar sidang gugatan terkait aturan pembekuan advokat itu bisa dilanjutkan.
"Jadi ini adalah posisi uji coba yang kemudian secara de facto dinyatakan oleh Majelis Konstitusi, 'Ya sudah, supaya ini berjalan baik, punya legal standing yang baik permohonannya dan diteruskan, toga dicopot dulu'," ucap Deolipa menirukan ucapan hakim.
Walaupun orang awam mungkin melihatnya sebagai tindakan yang memaksa atau melawan aturan, Deolipa menegaskan, ini adalah langkah yang sudah direncanakan matang-matang oleh timnya.
"Iya, itu strategi. Secara posisi di tingkat pemikiran yang pertama ya, yang memang sudah didalami," kata Deolipa Yumara.
"Dengan risiko memang kalau orang awam tidak mengerti, mereka akan menganggap ini sudah dilarang masih aja dipaksain," jelasnya.
Masalah status Firdaus ini semakin rumit karena ketidakjelasan administrasi. Deolipa menyebut surat asli pembekuan dari Pengadilan Tinggi baru saja mereka terima setelah diminta.
Padahal, sanksi tersebut sudah berjalan sejak Februari tanpa batas waktu yang jelas.
Berita Terkait
-
Hotman Paris Ledek Firdaus Oiwobo yang Diminta Copot Toga oleh Hakim MK
-
Luruskan Simpang Siur, Ini Klarifikasi Resmi Aliansi Terkait 7 Daftar Organisasi Advokat yang Diakui
-
Menurut Deolipa Yumara, Kasus Vadel Badjideh Termasuk Pembunuhan: Hukumannya Berat
-
Daftar 7 Organisasi Advokat yang Diakui di Indonesia
-
Deolipa Tegaskan Adam Damiri Tidak Perkaya Diri Sendiri dalam Kasus Korupsi Asabri
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Kontroversi LPDP Berlanjut, Cindy Fatikasari Ungkap Pindah ke Kanada Tanpa Dana Negara
-
Viral Lagi Tulisan Dwi Sasetyaningtyas Soal Ayah Kandung dan Mertua, Dendam Sushi Saat Hamil Memanas
-
Profil Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM yang Kritik Pemerintahan Prabowo-Gibran 'Rezim Bodoh'
-
Kupas Tuntas Status LPDP Dwi Sasetyaningtyas: Benarkah Negara Membiayai Studinya Hingga ke Oxford?
-
Lebih dari Sekadar Drama Keluarga, Film Titip Bunda di Surga-Mu Ajarkan Arti 'Pulang' Sesungguhnya
-
Viral Warga Datang Tarawih Lebih Awal Sejak Pukul 3 Sore, Ada Amplop Berisi Uang yang Jadi Rebutan
-
Viral Ada Grup Puasa Setengah Hari Bikin Istigfar, Lebih Kaget Lihat Jumlah Anggotanya
-
Dirawat di RS, Keluarga Diding Boneng Bersyukur Seluruh Biaya Ditanggung BPJS
-
Bangga Anak Jadi WNA, Dwi Sasetyaningtyas Sempat Ngeluh Susahnya Tinggal di Luar Negeri
-
Mamah Dedeh Sentil Maraknya Fenomena Poligami dan Nikah Siri: Hanya Cari Kenikmatan Dunia