Suara.com - Bencana banjir bandang yang menimpa Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat selama dua pekan terakhir menyisakan dampak besar dengan ribuan rumah rusak serta akses logistik terputus.
Di tengah situasi tersebut, Denny Sumargo melayangkan kritik terbuka terhadap respons pemerintah yang dinilai belum secepat yang dibutuhkan masyarakat terdampak.
Melalui video yang diunggah ke media sosialnya, Denny menyebut masalah terbesar bukan kekurangan bantuan melainkan distribusi yang tidak pernah mencapai wilayah paling terisolasi.
"Logistik itu sebenarnya ada, tapi distribusinya berhenti di bagian depan saja dan tidak pernah sampai ke titik paling kritis," ujar YouTuber yang akrab disapa Densu ini dikutip pada Jumat, 5 Desember 2025.
Denny menilai lambatnya keputusan strategis pemerintah membuat warga terjebak berhari-hari tanpa sinyal bantuan, terutama di daerah yang aksesnya benar-benar hilang.
"Daerah di belakang itu aksesnya putus, jembatannya hilang, tapi dibiarkan tanpa tindakan yang responsif dari pihak yang seharusnya turun," ungkapnya.
Menurutnya pemerintah memiliki semua fasilitas untuk menembus wilayah sulit termasuk helikopter, perahu cepat, dan teknologi pemetaan yang mampu mempercepat evakuasi.
"Yang dibutuhkan itu hanya satu, keputusan cepat dan eksekusi tegas tanpa ragu dan tanpa menunda waktu kritis masyarakat," tegas Densu.
Baca Juga: Dijenguk Habib Jafar di Panti Rehabilitasi, Onad Singgung Banjir Sumatra
Denny juga menyoroti koordinasi antarlembaga pada masa awal bencana yang menurutnya tidak menunjukkan sense of urgency sebagaimana seharusnya dalam kondisi darurat besar.
Dia menyampaikan bahwa masyarakat pada akhirnya mempertanyakan di mana letak keseriusan pemerintah ketika proses penyelamatan berjalan tidak serempak dan cenderung terhambat.
Menurutnya keterlambatan tersebut memperlihatkan kurangnya komando terpadu yang seharusnya menjadi kunci agar bantuan dapat bergerak lebih cepat menuju wilayah terisolasi.
"Rakyat cuma butuh dua hal, kecepatan dan kepastian, dan keduanya tidak akan hadir tanpa keputusan berani dari pemerintah," ucap Densu.
Pernyataan Denny itu mendapat banyak respons dari warganet yang merasa apa yang dia sampaikan sejalan dengan keluhan keluarga korban di sejumlah daerah.
Sebagian komentar menilai kritik tersebut relevan karena medan berat bukan alasan untuk menunda langkah cepat ketika taruhannya adalah keselamatan ribuan jiwa.
Berita Terkait
-
Tips Otomotif: Penyebab Mobil Mogok Saat Banjir dan Solusinya
-
Senin Kelabu di Jakbar: 16 RT Masih Terendam Banjir, Transjakarta Lakukan Penyesuaian Operasional
-
Banjir Rendam 2.682 Rumah di Serang, Lebih dari 9.000 Warga Terdampak
-
Banjir Genangi Tol JakartaTangerang KM 24, Akses Gerbang Tol Karang Tengah Barat Sempat Ditutup
-
Hujan Lebat Picu Banjir di Tangerang, Pemkot Tetapkan Status Siaga
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran Selesai Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Tampil Totalitas di Para Perasuk, Maudy Ayunda Tak Gentar Ekspresi Kesurupannya Jadi Meme
-
Fajar Sadboy Dilabrak Vincent Verhaag Gara-Gara Chat 'I Miss You' ke Jessica Iskandar
-
Terpikat Karya Wregas Bhanuteja, Anggun C. Sasmi Akhirnya Debut di Layar Lebar
-
Maia Estianty Ternyata Sudah 16 Tahun Pelihara Anjing, Bagaimana Hukumnya di Islam?
-
Deddy Corbuzier Ancam Peramal yang Bicarakan Kematian Vidi Aldiano: Saya Kejar Sampai Liang Kubur!
-
Uniknya Konsep 'Pesta Kerasukan' di Film Para Perasuk
-
Rekomendasi Drama Korea Bergenre Hukum yang Wajib Ditonton, Terbaru Phantom Lawyer
-
Palestina Merdeka Harus Jadi Jangkar Diplomasi, Maksimalkan Peluang di Board of Peace
-
Sinopsis The Matrix Resurrections, Tayang Dini Hari Nanti Menemani Sahur Anda di Trans TV
-
Pandji Pragiwaksono Rilis Buku Mens Rea April Mendatang, Bedah Data di Balik Materi Komedi