- Banjir akibat cuaca ekstrem melanda Kabupaten Serang sejak Jumat hingga Minggu, merendam 2.682 rumah warga di puluhan desa.
- Bencana hidrometeorologi ini berdampak pada 9.184 jiwa, termasuk lansia dan balita, yang tersebar di 24 desa.
- Dampak lain meliputi pergerakan tanah dan pohon tumbang, dengan ketinggian air bervariasi antara 40 hingga 60 sentimeter.
Suara.com - Banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Serang, Banten sejak Jumat hingga Minggu malam menyebabkan ribuan rumah warga terendam. Data sementara mencatat sebanyak 2.682 rumah terdampak genangan air.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, mengatakan bencana hidrometeorologi tersebut berdampak luas hingga ke puluhan desa di wilayah setempat.
"Berdasarkan data hingga pukul 18.00 WIB, sebanyak 3.099 KK atau 9.184 jiwa terdampak. Dari jumlah tersebut, tercatat ada 337 lansia dan 222 balita yang menjadi prioritas pengawasan kami," ujar Ajat di Serang, Minggu.
Ia menjelaskan banjir melanda sedikitnya 24 desa yang tersebar di 13 kecamatan, yakni Jawilan, Cinangka, Tunjungteja, Pamarayan, Bojonegara, Kibin, Ciruas, Binuang, Carenang, Kramatwatu, Tanara, Pontang, dan Cikande.
Selain merendam permukiman warga, banjir juga menggenangi sejumlah akses jalan desa serta fasilitas umum seperti Masjid Al Amin dan SDN 1 Tonjong.
Menurut Ajat, hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang tidak hanya memicu banjir, tetapi juga memicu bencana lain seperti pergerakan tanah di Desa Kadubereum, Kecamatan Padarincang, serta di Desa Margatani, Kecamatan Kramatwatu. Selain itu, peristiwa pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di Desa Mangkunegara.
"Ketinggian muka air (TMA) di lapangan saat ini bervariasi. Di Kecamatan Pontang, air masih setinggi 60 sentimeter, sementara di wilayah lain seperti Carenang dan Jawilan berkisar antara 40 hingga 50 sentimeter," tambahnya.
Hingga kini, tim BPBD masih melakukan kaji cepat di lokasi-lokasi terdampak serta menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang membutuhkan. Namun, pihaknya mengakui masih terdapat sejumlah kebutuhan mendesak di lapangan.
Kebutuhan tersebut antara lain alat penyedot air (alkon), perahu karet, serta makanan siap saji untuk warga terdampak banjir.
Baca Juga: Banjir Genangi Tol JakartaTangerang KM 24, Akses Gerbang Tol Karang Tengah Barat Sempat Ditutup
Sementara itu, BPBD bersama Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika juga telah mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat, terutama di wilayah barat Kabupaten Serang, agar tetap waspada terhadap potensi hujan lebat susulan yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Warga yang tinggal di bantaran sungai juga diimbau untuk melakukan evakuasi mandiri jika debit air kembali meningkat secara signifikan guna menghindari risiko korban jiwa.
Berita Terkait
-
Banjir Genangi Tol JakartaTangerang KM 24, Akses Gerbang Tol Karang Tengah Barat Sempat Ditutup
-
Hujan Lebat Picu Banjir di Tangerang, Pemkot Tetapkan Status Siaga
-
Banjir Jakarta Meluas Rendam 147 RT dan 19 Jalan, Puluhan Warga Pejaten Barat Mulai Mengungsi
-
Jakarta Siaga Banjir Kiriman, 1.200 Pompa Disiapkan Hadapi Air dari Bogor-Tangerang
-
Banjir Jakarta Meluas: Cek Daftar 17 Rute Transjakarta yang Dialihkan dan Berhenti Operasi Hari Ini
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Viral! Penumpang Muslim Ditangkap Tim Taktis AS Bersenjata Lengkap Gara-Gara Timer Salat
-
Situasi Terkini Iran Jelang Baiat untuk Pemimpin Baru Ayatollah Mojtaba Khamenei
-
5 Fakta Mojtaba Khamenei: Jebolan Perang Iran-Irak, Nikahi Anak Politisi Senior Iran
-
Bawa Ayam Saat Jalan-jalan Bisa Bikin Stres Anda Berkurang, Profesor Ini Sudah Membuktikan
-
Duduk Perkara Kasus Bibi Kelinci: dari Nabilah O'Brien jadi Tersangka Hingga Berakhir Damai
-
Sempat Live Bareng Bigmo Saat Penetapan Tersangka, Ini Kata Wali Kota Solo
-
Aneh tapi Nyata! Tren di Jepang, Meditasi di Dalam Peti Mati Demi Kesehatan Mental
-
Kisah Punch, Bayi Monyet Viral Kini Mulai Punya Teman di Kebun Binatang Jepang
-
Cara Iran Acungkan 'Jari Tengah' ke Trump: Pilih Mojtaba Khamenei Jadi Ayatollah
-
Kejaksaan Agung Panggil 9 Saksi Kasus Korupsi Ekspor POME, Siapa Saja?