Entertainment / Gosip
Selasa, 06 Januari 2026 | 16:57 WIB
Jadi Tersangka, Dokter Richard Lee Malah Sibuk Kritik Pandji Pragiwaksono (Instagram/@dr.richard_lee)

Suara.com - Laporan sosok anonim yang dikenal sebagai Dokter Detektif alias Doktif membuat Polda Metro Jaya menetapkan Dokter Richard Lee sebagai tersangka.

Dokter Richard menjadi tersangka kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen produk dan treatment kecantikan miliknya.

Dokter Richard ternyata sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak 15 Desember 2025, tetapi mangkir dari panggilan polisi.

"Jadi panggilan kedua akan disampaikan pada 7 Januari (2026)," ujar Kombes Pol Reonald Simanjuntak selaku Kasubdit Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya.

Untuk mengingat kembali, kasus ini berkaitan dengan Doktif yang mengungkap kandungan dan label dari salah satu produk Dokter Richard Lee tidak sesuai alias overclaim.

Namun Dokter Richard membantah dan menuding Doktif menggiring opini negatif terhadap kredibilitasnya sebagai dokter.

Terkait penetapannya sebagai tersangka, Dokter Richard belum memberikan tanggapan apa pun.

Dilihat dari akun Instagram miliknya, Dokter Richard justru sibuk mengkritik Pandji Pragiwasono.

Dokter Richard tampak membagikan konten sebuah media online yang memberitakan kritik Tompi terhadap Pandji.

Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Sentil Warga Jabar Suka Pilih Pemimpin Artis, Tuai Reaksi Dedi Mulyadi

Dokter Richard agaknya sepakat dengan Tompi yang mengkritisi Pandji lantaran menyinggung fisik Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam acara "Mens Rea".

"Pret lah. Udah capek dengan negara dan netizen negara ini. Bully fisik selalu diterima. Ada influenser yang bully fisik dinormalisasi," tulis Dokter Richard Lee pada Selasa, 6 Januari 2026.

Dokter Richard menyayangkan artis yang suka mem-bully terus-menerus punya penggemar yang banyak.

"Saya udah nyerah edukasi netizen negara ini," sambung pemilik Klinik Athena tersebut.

Ketimbang edukasi, Dokter Richard Lee mengaku kini memilih mempromosikan klinik miliknya yang bisa membuat seseorang lebih cantik atau tampan.

"Yuk saling bully fisik aja, sampai kalian capek. Yang capek bisa ke klinik saya sampai jadi cantik dan nggak di-bully lagi," pungkas Dokter Richard.

Load More