Suara.com - Nurul Akmal, lifter kebanggaan Indonesia asal Aceh, kembali mengungkap kekecewaannya setelah resmi dilantik sebagai PPPK paruh waktu di Dispora Aceh baru.
Atlet angkat besi putri tersebut merasa status paruh waktu tidak sebanding dengan dedikasi panjang serta pengorbanan besar yang telah dia berikan.
Dalam unggahan terbarunya pada Sabtu, 31 Januari 2026, Nurul mempertanyakan apakah dirinya dianggap tidak pantas memperoleh status aparatur sipil negara.
"Aku hanya bisa belajar menerima semuanya. Apakah aku tidak pantas untuk mendapatkannya (PNS)?" ungkapnya.
Bersamaan dengan ungkapan kekecewaan itu, Nurul Akmal membagikan daftar panjang prestasi sebagai bentuk refleksi atas perjalanan kariernya.
Karier Nurul di dunia angkat besi dimulai sejak duduk di bangku kelas satu SMA pada tahun 2010 melalui program Diklat PPLPD Aceh.
Sejak saat itu, dia rutin mencatatkan prestasi nasional, termasuk medali perunggu Kejurnas dan Popnas 2011 pada usia sangat muda.
Dominasinya berlanjut dengan raihan medali emas Kejurnas tahun 2015, 2017, dan 2019, mempertegas posisinya sebagai lifter elite nasional.
Baca Juga: Dilantik Jadi P3K Paruh Waktu, Nurul Akmal: Alhamdulillah, Tapi Kayak Gak Adil
Nurul juga mencatat sejarah dengan tiga emas PON berturut-turut pada PON Jawa Barat 2016, Papua 2020, serta Aceh-Sumut 2024.
Di tingkat internasional, Nurul meraih medali perak Islamic Solidarity Games 2017 serta dua kali podium SEA Games tahun 2022 dan 2023.
Atlet kelahiran 1993 itu juga sukses membawa pulang perak Kejuaraan Asia di Thailand 2019 dan Bahrain 2022 melawan lifter kelas dunia.
Puncak konsistensinya terlihat saat Nurul menempati peringkat kelima Olimpiade Tokyo 2020 dan peringkat kedelapan Olimpiade Paris 2024.
Surat Keputusan pengangkatan PPPK Nurul diserahkan Gubernur Aceh Muzakir Manaf di Stadion Harapan Bangsa pada Kamis 29 Januari 2026.
Nurul menjadi satu dari 5.486 tenaga honorer Pemerintah Aceh yang menerima SK pengangkatan dengan status paruh waktu.
Berita Terkait
-
Kabar Skema PPPK Paruh Waktu Dihapus Permanen! Siapa yang Paling Terdampak?
-
Tidak Semua Honorer, Hanya Tiga Kriteria Ini Berhak Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu
-
Apa Ketentuan Pengangkatan Honorer PPPK Paruh Waktu 2025? Ini Aturan KemenpanRB
-
Berapa Gaji Pertama PPPK Paruh Waktu Setelah SK Diterima, Lebih dari dari UMR?
-
SK PPPK Paruh Waktu 2025 Mulai Diserahkan, Kapan Gaji Pertama Cair?
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Sudrajat Penjual Es Gabus Ketahuan Banyak Bohong, Deddy Corbuzier Batal Kasih Bantuan
-
Ressa Minta Pengakuan Sebagai Anak Kandung Harus dari Mulut Denada Sendiri
-
Syutingnya Bikin Tangerang Macet Total, Film Lisa BLACKPINK Ternyata Berlatar Myanmar
-
Tessa Mariska Sebut Ayah Kandung Ressa Anak Denada Seorang Rapper, Siapa?
-
Fakta Catherine O'Hara Pemeran Ibu Kevin di Home Alone, Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun
-
Aksi Open to Work Prilly Latuconsina Diduga Gimik Brand, Dikritik Tak Sensitif Realita Sosial
-
Viral Siswa SMPN 3 Depok Bawa Meja Lipat dari Rumah, Padahal Gedung Baru Direnovasi Rp 28 Miliar
-
Dicecar 16 Pertanyaan, Sarwendah Diperiksa Terkait Laporan Ruben Onsu Soal Fitnah Anak
-
Mesin Baru DeadSquad Mengoyak Telinga Metalhead di Taiwan
-
Paula Verhoeven Panik Kiano Nyaris Tertinggal Study Tour, Kenapa Baim Wong Dihujat?