Suara.com - Orang-orang berjalan kaki dan naik mobil untuk menyeberang dari Ukraina ke Polandia di perbatasan Korczowa-Krakovets, Sabtu (26/2/2022). Akibat invasi Rusia yang menyerang Ukraina pada Kamis 24 Februari 2022, banyak warga Ukraina memutuskan untuk mengungsi ataupun melarikan diri ke Polandia.
Wakil Menteri Dalam Negeri Polandia Pawel Szefernaker mengatakan 115.000 orang dari Ukraina telah melintasi perbatasan untuk mengungsi ke Polandia. Angka itu terhitung sejak invasi Rusia dimulai minggu ini.
Szefernaker mengatakan 90 persen pengungsi yang memasuki Polandia memiliki tempat tujuan, seperti rumah teman atau keluarga. Akan tetapi sisanya mencari bantuan di sembilan pusat penerimaan yang didirikan di sepanjang perbatasan.
Pusat-pusat tersebut menawarkan makanan, perawatan medis dan tempat untuk beristirahat, serta informasi yang diperlukan.Mereka yang tidak punya tujuan kemudian dibawa dengan bus ke berbagai pilihan akomodasi yang telah disiapkan sebelumnya.
Polandia sendiri, yang sudah menjadi rumah bagi sekitar 1,5 juta orang Ukraina sebelum invasi Rusia dan telah menyatakan dukungan teguh untuk Ukraina. Sejauh ini sebagian besar dari mereka yang melarikan diri dari Ukraina menyeberang ke wilayah Polandia. [Dimitar DILKOFF/AFP]
Berita Terkait
-
Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat
-
Vladimir Putin Isyaratkan Perang Ukraina Segera Berakhir
-
Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?
-
Siapa Anton Afinogenov? Pengawal Misterius Putin yang Kini Dibandingkan dengan Seskab Teddy
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Melihat Pengembangbiakan Unta Australia di Mojokerto
-
Teluk Kendari Keruh Akibat Banjir, Sedimentasi Kian Mengkhawatirkan
-
Satgas PKH Setor Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Lahan Hutan ke Negara
-
Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Peluk Erat Sang Istri
-
Melihat Penyulaman Kiswah Kabah di Kota Makkah
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
-
Pembangunan MRT Bundaran HI-Kota Tua Hampir 60 Persen Rampung
-
Status Waspada, Gunung Dukono Kembali Erupsi
-
Mulai Agustus 2026, Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu
-
Grab Hadirkan STEM Talks untuk Dukung Talenta Perempuan Indonesia