Suara.com - Ratusan ribu pengunjuk rasa berbaris selama demonstrasi yang diserukan untuk perbaikan sistem kesehatan di Madrid, Spanyol, Minggu (13/11/2022). Setidaknya 200.000 demonstran yang terdiri dari pekerja kesehatan dan juga masyarakat Spanyol turun ke jalan untuk menuntut perbaikan sistem kesehatan di negara itu.
Mereka menuntut agar melibatkan lebih banyak staf di pusat-pusat kesehatan dan memprotes apa yang mereka klaim sebagai pembongkaran progresif sistem kesehatan masyarakat demi penyedia swasta oleh pemerintah daerah konservatif di Madrid.
Mereka juga memperingatkan pemerintah jika rencana untuk merombak sistem akan "menghancurkan" sistem perawatan yang ada di pusat kesehatan lokal.
Pemerintah daerah Madrid yang dipimpin oleh Isabel Ayuso dari Partai Populer telah mendapat kecaman dalam beberapa tahun terakhir, dan terutama sejak pandemi COVID-19 dimulai pada tahun 2020, karena buruknya staf di rumah sakit dan pusat perawatan kesehatan primer. [OSCAR DEL POZO / AFP] [Suara.com/Alfian Winanto]
Tag
Berita Terkait
-
Nadiem Makarim Operasi Apa? Ini Fakta Terkait Kondisi Kesehatannya
-
5 Timnas Terkuat di Piala Dunia 2026: Ada Pemain Besar Hingga Statistik Mengerikan
-
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global
-
Florentino Perez Buka Suara soal Rumor Erling Haaland ke Real Madrid
-
Dusan Vlahovic Ditawarkan ke Atletico Madrid, Negosiasi Kontrak dengan Juventus Mandek
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Waduk Melati Akan Ditata Jadi Ikon Baru Destinasi Publik Jakarta
-
Libur Panjang, Ribuan Kendaraan Serbu Kawasan Puncak
-
Melihat Pengembangbiakan Unta Australia di Mojokerto
-
Teluk Kendari Keruh Akibat Banjir, Sedimentasi Kian Mengkhawatirkan
-
Satgas PKH Setor Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Lahan Hutan ke Negara
-
Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Peluk Erat Sang Istri
-
Melihat Penyulaman Kiswah Kabah di Kota Makkah
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
-
Pembangunan MRT Bundaran HI-Kota Tua Hampir 60 Persen Rampung
-
Status Waspada, Gunung Dukono Kembali Erupsi