SuaraGarut.Id - Seorang pejabat Kemensesneg (Kementerian Sekretariat Negara) dinonaktifkan gara-gara sang istri pamer harta di media sosial.
Pejabat Kemenseneg yang dinonaktifkan tersebut bernama Esha Rahmansah Abrar.
Keputusan penonaktifkan pejabat Kemensesneg ini disampaikan langsung oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Sekretariat Negara (Karo Humas Kemensetneg) Eddy Cahyono Sugiarto.
Eddy Cahyono menyampaikan, Esha Rahmansah Abrar merupakan Kasubag Administrasi Kendaraan Biro Umum.
"Esha telah dinonaktifkan sementara dari jabatannya agar memudahkan verifikasi," kata Eddy, Minggu (19/3/2023).
Diketahui, pejabat Kemensesneg Esha sempat menjadi perbincangan setelah akun Twitter @PartaiSocmed mengunggah "Instagram story" istri Esha Rahmansah yaitu @vhia_esa, yang sedang membeli mobil baru.
Mobil yang dibeli istri Esha adalah MG 5 GT Magnify. Tertulis di bon, harganya Rp407,9 juta.
Tak cuma itu, istri pejabat Kemensesneg ini juga sempat mengunggah fotonya dengan mobil BMW pink berpelat "B 1410 VIA", sementara di sampingnya masih ada Toyota Fortuner dengan pelat "B 307 VIA".
Bahkan istri pun sempat mengunggah sejumlah emas batangan di media sosialnya.
Baca Juga: Kontroversi 5 Polisi Calo Bintara Cuma Dihukum Demosi, Kapolri Perintahkan Pecat
Akibat unggahan- unggahan istri Esha tersebut, netizen meroasting isri Esha dan mempertanyakan pekerjaan suaminya.
"Kemensesneg memohon maaf atas kegaduhan yang menimbulkan ketidaknyamanan masyarakat ini," ujar Eddy.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
Ditentukan Malam Ini: Hitung-hitungan Emil Audero dan Cremonese Lolos Degradasi Serie A