SUARA GARUT - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1444 H, jalur seringkali selalu dipadati kendaraan pemudik hingga macet, seperti jalur gentong yang mulai dipadati kendaraan yang datang dari arah Kabupaten Garut.
Namun, pemudik juga tidak usah khawatir, karena bisa melalui jalur lain jika pada jalur Gentong tersebut alami kemacetan parah.
Jalur alternatif tersebut bagi pengendara pemudik yang ingin memasuki wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Pemudik yang datang dari arah Bandung atau Jakarta apabila ingin melintasi jalur Gentong itu,
Pada Pos Tapal Kuda tersebut, pemudik dapat menikmati fasilitas yang disediakan bagi para pemudik lebaran tahun 2023. Fasilitas tersebut seperti, kesehatan,keamanan, tempat istirahat dan lain sebagainya yang sudah tersedia di Pos Tapal Kuda itu.
Begitu juga terdapat Polres Tasikmalaya Polda Jabar, BPBD dan Tim Kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tasikmalaya telah kerahkan personelnya.
AKP Abdhi Hendriyatna selaku Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Tasikmalaya Polda Jabar. Menghimbau untuk seluruh pemudik yang melintasi jalur Salawu agar selalu berhati-hati.
“Mengingat di jalur itu rawan longsor dan juga minim sekali penerangan jalan utama, jadi kami imbau untuk melintas jalur (selatan) tersebut waktu-waktunya pagi sampai dengan siang ataupun sore,” ucap Abdhi Hendriyatna seperti dikuti suara.garut.com dari akun Instagram @infotasik pada Kamis (20/4/2023). (*)
Editor: Farhan
Baca Juga: Situasi Konflik Militer di Sudan Siaga 1 dan 300 Orang Tewas, Menlu: Cenderung Terjadi Eskalasi!
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta