SUARA GARUT - Sosok Sersan Mayor (Serma) Mohammad Riadi telah menjadi perbincangan hangat di media sosial belakangan ini.
Video puluhan anak di Desa Hote, Waesama, Buru Selatan, Maluku, menangis melepas kepindahan Serma Riadi kembali ke Bangkalan, Madura.
“Om Tentara, kenapa tinggalkan kami di sini. Siapa lagi yang bisa ajar kami mengaji. Kami mau Om Tentara cepat pulang,” ungkap Mumang Umanailo, anak Hote yang diajarinya sembari sesengukan menahan tangis
Dilansir garut.suara.com dari situs resmi TNI AD pada Senin (9/6/2023), Serma Riadi, yang sebelumnya bertugas di Hote, kini akan melanjutkan tugasnya di Bangkalan, Madura.
Meskipun Riadi adalah seorang tentara, di Desa Hote, ia lebih dikenal sebagai seorang guru mengaji.
Perjalanan karir Serma Riadi dimulai ketika ia bergabung dengan Batalyon Infanteri 731/Kabaresi pada tahun 2006.
Ia kemudian dipindahkan ke Resimen Induk Kodam XVI/Pattimura dan Koramil 1506-05 Kodim 1506/Namlea sebelum akhirnya memutuskan untuk mengabdikan diri sebagai pengajar membaca Al-Qur'an di Desa Hote pada tahun 2020.
"Awalnya, di antara tugas saya sebagai Babinsa, saya memberikan kursus Bahasa Inggris gratis kepada anak-anak setelah mereka pulang sekolah, Mereka sangat tertarik dan orang tua mereka merasa terbantu. Namun, semangat belajar anak-anak mulai pudar setelah sekolah diliburkan akibat pandemi." tuturnya.
Meski menghadapi tantangan tersebut, Riadi tetap teguh pada keputusannya untuk tetap mengajar di Desa Hote, terutama mengajarkan anak-anak mengaji.
Ia ingin memberikan pendidikan agama yang cukup kepada mereka, seiring dengan pendidikan umum yang mereka terima.
Antusiasme anak-anak di Desa Hote terhadap pengajaran Riadi sangatlah besar.
Rumah Riadi bahkan telah berubah menjadi sekolah kedua bagi mereka. Anak-anak datang ke kediaman Riadi siang dan malam untuk belajar.
Mendukung upaya pengajaran Riadi, istri Serma Riadi, Fitriah, yang merupakan seorang guru di SMP Satap 02 Waesama, turut membantu mengajar anak-anak di Desa Hote.
Keduanya bekerja sama dengan penuh semangat untuk memberikan pendidikan terbaik kepada anak-anak.
Kisah inspiratif Serma Mohammad Riadi ini telah menarik perhatian banyak orang di media sosial.(*)
Editor: Farhan
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar