SUARA GARUT - Politikus PKS sekaligus Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menyesalkan program 1 Juta guru PPPK malah membuat honorer menjadi korban.
Kritikan pedas Abdul Fikri Faqih tersebut dilontarkanya saat digelar Rapat Kerja Komisi X DPR RI bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) di gedung Senayan Jakarta, Jumat, (9/06/2023).
Fikri panggilan akrab untuk Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari PKS itu menjelaskan, seharusnya program satu juta PPPK menjadi prestasi tersendiri.
Akan tetap kata Fikri, sejak diluncurkan akhir tahun 2020, hingga rekrutmen 2021-2022, hasilnya tidak menggembirakan.
"Program itu, semestinya menjadi prestasi, bukan malah banyak korban guru honorer," kata Fikri saat Raker Komisi X DPR RI bersama Menteri Nadim di gedung Senayan komplek parlemen.
Permasalahan honorer malah semakin bertambah, bukan sebaliknya tuntas.
Dia mencontohkan banyak guru honorer menangis, saat mereka dinyatakan lulus passing grade (PG), ikut seleksi beberapa kali, namun belum mendapatkan penempatan sampai hari ini, karena formasinya tidak ada.
Berdasarkan catatan Kemendikbudristek, yang sudah diangkat menjadi ASN dari target satu juta guru PPPK baru mencapai 544,293 guru honorer.
Sedangkan untuk tahun 2023, tercatat kebutuhanya 601,386 guru ASN sekolah Negeri.
Baca Juga: Anaknya Jadi Calon Ratu, Bisnis Orang Tua Kate Middleton Malah Dikabarkan Bangkrut dan Banyak Utang!
"Saya menitipkan penuntasan guru honorer ini kepada Mas Menteri. Jangan biarkan makin banyak honorer menjadi korban," ujarnya.
Diakui Fikri, dirinya kerap menerima keluhan guru lulus PG, honorer K2, maupun Non K2, selalu disodorkan pemandangan mengharukan.
Mereka kata Fikri menangis meminta DPR RI memperjuangkan nasibnya menjadi ASN PPPK. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Pasang Alat Peredam Suara di Rumah dan 2 Rahasia Unik di Balik Kegacoran Benjamin Sesko
-
Rapor Klub Pemain Abroad: Ajax Paling Gahar, Lille dan Sassuolo Tampil Mengesankan
-
Inflasi Februari 4,76% YoY, Kemenkeu Jamin Harga Pangan Aman di Ramadan-Lebaran
-
Hadapi Lonjakan Ramadan, PLN Perketat Inspeksi Pembangkit di Sumut
-
Bagaimana Iran Memilih Pemimpin Tertinggi? Ini Kandidat Pengganti Ali Khamenei
-
Satu Lagi Lapangan Padel Bodong Disegel, Kini Giliran di Jakarta Selatan
-
Profil dan Biodata Ashraff Abu, Anggota DPR RI Suami Fadia Arafiq
-
Bukan Hanya Set Piece! Bedah Taktik Mikel Arteta saat Arsenal Tumbangkan Chelsea
-
Analisis Ustaz Felix Siauw dan Ustaz Khalid Tentang Konflik Timur Tengah: Iran dan Israel Sama Saja
-
Charger Generasi Baru Racikan BYD Bisa Isi Daya Secepat Isi Bensin