SUARA GARUT - Pengumuman kelulusan PPPK guru formasi 2022 oleh Panselnas, memang sempat membuat sesak 3,043 pelamar.
Pasalnya saat itu, Panselnas pada 9 Maret 2023, telah memberikan keputusan mengejutkan bagi 3,043 guru prioritas satu (P1).
Saat itu, Panselnas mengumumkan sebanyak 3,043 guru P1, dinyatakan belum bisa diangkat sebagai ASN PPPK tahun 2023.
Hal tersebut terjadi, lantaran mereka belum mendapatkan penempatan tugas sebagai CPPPK 2022.
Tepat 9 Maret 2023, 250 ribu lebih guru honorer dinyatakan lulus seleksi dan mendaptkan penempatan.
Prof Nunuk saat itu memberikan ucapan selamat, abgi mereka yang dinyatakan lulus dan mendapatkan penempatan.
"Kami turut berbahagia, atas kelulusan bapak-ibu, dengan diterimanya sebagai ASN PPPK semoga semangat bertambah untuk pendidikan terbaik bagi anak-anak bangsa," kata Prof Nunuk saat itu.
Akan tetapi, kepada 3,043 yang belum mendapatkan penempatan, Prof Nunuk meminta mereka bersabar dan jangan panik.
Mereka yang belum mendapat penempatan kata Nunuk, merupakan bagian dari proses sesuai aturan.
Baca Juga: Hasil RUPS PT LIB: Dua Mantan Menteri Jabat Komisaris
"Yakni proses sanggah dalam seleksi, ada kriteria penilaian yang lebih baik dari pelamar P1 lainya," tandasnya.
Meski begitu, menurut Prof Nunuk mereka tersisa guru honorer P1, tidak perlu khawatir.
Pasalnya pada seleksi rekrutmen ASN PPPK tahun 2023, guru honorer tersisa P1 akan menjadi prioritas utama pada tahun 2023.
Bahkan Prof Nunuk mengisyaratkan diangkat tanpa tes, jika pemerintah daerah membuka formasi dan memberikan penempatan.
Artinya mereka diangkat otomatis, dengan syarat tersebut yakni:
1. Merupakan guru honorer P1 tersisa rekrutmen 2022 yang belum mendapatkan penempatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
7 Rekomendasi Kipas Angin Portable yang Awet, Praktis Dibawa ke Mana Saja
-
Beda Status DO dan Nonaktif Sementara, Sanksi yang Diterima 16 Mahasiswa FH UI
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?
-
Isuzu dan Toyota Kolaborasi Kembangkan Truk Bertenaga Hidrogen Sasar Sektor Logistik
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Gunakan Chipset Unisoc T8300, Berapa Skor AnTuTu Redmi R70 5G?
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini
-
WR155 vs CRF150L Lebih Murah Mana? Tengok Daftar Harga Motor Trail 150cc
-
4 Inspirasi Model Rambut ala Aktor Wang Anyu, untuk Tampilan yang Maskulin!