SUARA GARUT - Masih segar dalam ingatan kita, belum lama ini Pemerintah Kabupaten Garut telah melantik dan mengambil sumpah ribuan guru honorer menjadi ASN PPPK.
Bupati Kabupaten Garut menyerahkan Surat Keputusan (SK) ASN PPPK Guru, 27 Juni 2023 di Alun-alun.
Diterimanya SK ASN PPPK oleh ribuan guru honorer tersebut mengakhiri perjalanan dan perjuangan panjang mereka dalam menatap masa depan yang lebih baik.
Seperti halnya terjadi dengan salah satu guru ASN PPPK, yang baru saja merasakan manisnya hasil memetik buah perjuangan menerima SK dari Bupati.
Sayang Allah SWT, menakdirkan lain, seorang guru PPPK di Kecamatan Cisurupan berpulang menghadap sang Pencipta sebelum menikmati gaji perdananya.
Asep Hermawan, S.Pd bin Maman guru sekaligus oprator sekolah SDN 1 Cisurupan telah di panggil kembali kehadapan Illahi Rabbi.
Sejumlah rekan kerja, kerabat dan handai tolan termasuk ribuan guru ASN PPPK Kabupaten Garut harus kehilangan rekan terbaiknya.
Salah satunya dirasakan rekan sesama Oprator sekolah yang sama sama baru dilantik Bupati, ALit Sunardi.
"Semoga Almarhum diterima Iman Islamnya. dan Husnul Khatimah," kata Alit Sunardi.
Baca Juga: PPPK Guru Kabupaten Bogor Untung Dua Kali, Usai Terima NIP, dan SK Pengangkatan
Tentu yang lebih menyakitkan dirasakan guru PPPK, dimanapun, pasalnya ASN yang satu ini tidak mengenal tunjangan pensiun.
Tidak terdapat jaminan pensiun, sehingga tidak ada yang bisa di wariskan untuk ahli warisnya.
Atas meninggalnya guru PPPK yang baru menerima SK, segenap pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), dan Perhimpunan Guru PPPK (PGPPPK) Kabupaten Garut mengucapkan bela sungkawa yang teramat dalam.Semoga hunul Khatimah.
"Selamat Jalan Pahlawan, semoga Husnul Khatimah," pungkas Ketum PGPPPK Rikrik Gunawan. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar