SUARA GARUT - Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengajukan tokoh pendiri Pengajian Alhidayah yang menjadi cikal bakal berdirinya Muhammadiyah di Kota Garut, sebagai nama salah satu jalan yang ada di Garut.
Menanggapi hal tersebut, Helmi Budiman mengatakan, pihaknya mengapresiasi usulan tersebut, dengan dalih agar generasi muda mengenal tokoh tokoh yang telah turut membesarkan nama Garut.
"Saya menyambut baik, karena anak anak kita harus diperkenalkan dengan tokoh tokoh yang yang telah membesarkan kita semua masyarakat Kabupaten Garut. Salah satu tokohnya adalah tokoh Muhammadiyah sebagai perintis berdirinya Muhammadiyah di Kabupaten Garut, yaitu Bapak KH. Djamhari," katanya ditemui usai membuka Musyawarah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Garut Kota, bertempat di Kampus Staida Muhammadiyah, Jalan Baratayudha, Minggu (27/8/2023).
Untuk mengakomodir usulan PD Muhammadiyah itu, lanjut Helmi, pihaknya akan mencarikan jalan yang belum diberi nama.
"Kalau tidak kan masih banyak rancangan jalan yang akan kita bangun. Terus ada jalan yang belum selesai yang sambungan dari Jalan Almusaddad ke Copong itu, terus yang Wanaraja ke Wanaraja itu bisa kita namai KH. Djamhari," katanya.
Sementara itu Bupati Garut, Rudy Gunawan juga mengaku setuju dengan usulan tokoh Muhammadiyah yang pada jaman penjajahan Belanda dulu merupakan satu satunya pengusaha Pribumi Garut yang memiliki usaha percetakan selain Belanda dan Tionghoa itu, dijadikan nama jalan.
"Ya ya pasti itu dijadikan. Pak Djamhari ini orang kaya tokoh Muhammadiyah yang membangun Mesjid Lio," ungkapnya.
Nama percetakan milik HM Djamhari itu bernama Tjikoeray Drukkerij, atau Percetakan Tjikoeray yang menerbitkan surat kabar perjuangan Sarekat Islam dan menerbitkan buku buku pelajaran sekolah untuk Madrasah Muhammadiyah.
Baca Juga: Prediksi Big Match Liga 1 PSM Makassar vsPersis Solo
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat
-
TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan
-
Maluku Utara Pasang Target Jadi Acuan Hilirisasi Nikel Berkelanjutan
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Rahasia Maliq & D'Essentials Eksis 24 Tahun: Rekam Tumbuh Kembang Personel Lewat Lagu
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026
-
World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu