SUARA GARUT - Nama Dr. Ir. Abdusy Syakur Amin, M.Eng sudah tak asing lagi bagi warga Kabupaten Garut, Jawa Barat. Maklum pria yang popular dengan nama Syakur ini menduduki jabatan orang nomer 1 di beberapa lembaga pendidikan dan di induk olahraga di Garut.
Syakur adalah Rektor Universitas Garut, Ketua di Yayasan Pendidikan Al Musaddadiyah dan Ketua KONI Garut, serta aktif di organisasi keagamaan terutama di Nahdhatul Ulama. Apalagi Ia pernah maju di Pilkada Garut tahun 2014 bersama Agus Hamdani (alm). Namanya semakin dikenal masyarakat hingga ke pelosok Garut.
Ditanya kemungkinan Ia maju lagi di Pilkada tahun 2024 mendatang, Rektor Uniga itupun tidak menampiknya apabila masih dipercaya oleh masyarakat dan ada dukungan dari orang orang dekatnya.
"Kalau mendapatkan dukungan, ya tidak masalah. Saya tegaskan, kalau mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, saya harus siap. Karena selama ini saya bekerja juga karena ada dukungan dari teman kerja, dukungan anak buah dan tentunya keluarga, dan juga karena adanya kepercayaan masyarakat," tandasnya, Senin (29/8/2023).
Diakuinya, hal penting untuk maju di Pilkada tentunya ada kendaraan, yakni partai politik yang akan mengusungnya di pesta politik warga Garut nanti.
"Tentunya sekarang ini agenda paling penting bagi partai politik adalah menyiapkan untuk Pileg. Secara informal tentu saja saya juga melakukan komunikasi komunikasi secara informal juga. Ya ngobrol ngobrol yang serius, atau juga ngobrol santai. Saya juga mencoba memahami apa apa yang ada di pikiran teman teman di partai. Mereka juga memahami apa yang ada di pikiran saya," tuturnya.
Ia juga memahami kesibukan rekanan di partai politik yang tengah sibuk dan fokus pada suksesi pemilu legislatif dan pemilu presiden. Sehingga dirinya tidak terlalu memaksakan untuk melakukan komunikasi formal.
Diungkapkannya pula, keluarga besarnya, terutama orang tuanya tidak berkeberatan terhadap rencananya untuk kembali berkonsentrasi di Pilkada mendatang.
Ditanya partai politik mana yang sudah serius melakukan komunikasi, ia menyebutkan banyak partai yang punya kepedulian. Namun ia tidak mau mengklaim partai tertentu.
"Semua masih bisa berubah, yang sekarang juga masih bisa berubah, apalagi saya," katanya.
Terkait posisi yang dibidiknya di Pilkada nanti apakah calon bupati, atau calon wakil bupati? Syakur mengatakan, segalanya masih dinamis.
"Semua masih sangat dinamis, banyak pertimbangannya, orang tua, guru, para alim ulama, masyarakat dan rekan rekan semua lah. Kalau posisi itu bisa pro dan kontra tergantung dari substansi kontestasi yang saya ikuti. Makanya saya tidak mau gembar gembor," katanya
Ia mengaku saat ini lebih fokus pada internasionalisasi kampusnya Uniga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus