Suara.com - Asap dapur tak hanya berbahaya bagi lingkungan dapur, namun juga bisa mempengaruhi sirkulasi udara seluruh isi rumah. Yang dampaknya bisa membahayakan kesehatan anggota keluarga. Selain itu asap hasil pembakaran kompor ini juga dapat menimbulkan aroma tak sedap yang menempel dengan kuat.
Meski dampaknya tak terasa secara langsung, asap sisa pembakaran yang membekap rumah bisa mengakibatkan penghuninya menderita radang tenggorokan, batuk, iritasi kulit hingga mengidap kanker nasofaring atau pangkal tenggorokan.
"Jangan menganggap bahwa asap dapur tidak berbahaya. Asap dapur juga berbahaya karena ada zat kimia yang dikeluarkan antara lai karbon monoksida, SO², NO²," kata dr Lula Kamal di sela peluncuran produk Peralatan Dapur 'Fotile' di Jakarta, Kamis, (7/5/2015).
Nah tak mau kan dapur Anda menjadi sumber penyakit? Untuk itu mulai kenali tanda-tanda dapur bisa meracuni anggota keluarga Anda.
1. Munculnya noda hitam pada wajah akibat kepulan asap kompor.
Memasak merupakan rutinitas sebagian besar ibu rumah tangga, secara tidak sadar, kepulan asap hasil pembakaran tak sempurna bisa memicu timbulnya noda hitam di bagian wajah.
2. Sesak napas.
Kepulan asap yang mengandung berbagai zat kimia bisa menyebabkan gangguan sistem pernapasan salah satunya adalah sesak napas. Jika Anda mengalami tanda-tanda ini, sebaiknya periksa kompor yang Anda gunakan. Juga peralatan masak yang Anda gunakan.
3. Aroma masakan menempel dalam waktu yang lama di berbagai ruangan lainnya.
Seringkali ketika memasak, aroma sedap dari masakan tercium hingga ke ruangan lainnya. Tapi jika bau ini melekat dalam waktu yang lama ini pertanda dapur anda tak memiliki ventilasi yang bagus. Dan, ini bisa menganggu pernapasan anggota keluarga di rumah.
4. Noda di dapur menjadi susah dibersihkan.
Noda di dapur adalah hal biasa. Tapi jika noda menjadi lekat dan susah dibersihkan, maka sebaiknya Anda waspada. Karena jika ini terjadi, dapur Anda menimbun kotoran dari asap yang terus menerus mengepul sehingga dapat menganggu kesehatan anggota keluarga.
5. Banyak serangga hinggap di dapur.
Dapur yang bersih tentunya bebas dari kotoran dan hewan penganggu seperti serangga. Jika Anda menemukan banyak serangga seperti lalat atau kecoak, ini bisa menjadi pertanda dapur Anda berisiko menimbun penyakit. Dapur yang lembab dan memiliki sirkulasi udara buruk biasanya menjadi tempat favorit berdiamnya serangga-serangga ini.
Tag
Berita Terkait
-
Tren Dapur Modern Meningkat, Konsumen Kini Lebih Selektif Sebelum Membeli Peralatan Rumah Tangga
-
Review Boiling Point: Kisah tentang Dinamika Tim di Tengah Kekacauan Dapur!
-
Mafia Proyek Dapur MBG Gentayangan di Jabar, Duit Rp1,9 Miliar Melayang
-
Kasus Penipuan Dapur MBG Makin Banyak! Modus Catut Pejabat hingga Jual Titik SPPG
-
Dana Rp12 Triliun Mengendap di Rekening Pengelola MBG, Rawan Praktik Korupsi
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI