Makanan pendamping ASI (MP-ASI) adalah salah satu hal yang harus diperhatikan oleh para orangtua untuk buah hati mereka. Tak hanya resep yang tepat dan bervariasi, namun juga kandungan nutrisi yang tepat di dalamnya.
Melihat kebutuhan hal tersebut, para admin dari komunitas Homemade Healthy Baby Food (HHBF) telah merilis buku tentang MP-ASI berjudul Ensiklopedia MP-ASI Sehat.
Buku ini berisi tentang berbagai pengalaman dan hasil diskusi dari para komunitas HHBF tentang makanan sehat dan rumahan untuk bayi.
HHBF sendiri merupakan komunitas parenting yang menjadi wadah berbagi para ibu atau orangtua dalam membuat dan menyiapkan makanan sehat untuk anak mereka.
"Buku ini bisa menjadi panduan bagi para orangtua yang masih bingung dalam memberikan MP-ASI. Buku ini sendiri semacam rangkuman dari diskusi harian kami," ujar salah satu penulis buku Ensiklopedia MP-ASI Sehat, Mia Sa'adah, di Jakarta, Sabtu (23/5/2015)
Menurut Mia, seharusnya para orangtua itu memiliki pengetahuan yang tepat mengenai cara menyiapkan hingga penyajian MP-ASI rumahan berdasarkan panduan WHO, supaya kebutuhan nutrisi anak dapat terpenuhi. Yakni adalah dengan menyiapkan makanan yang sehat dan rumahan.
Tidak hanya menjelaskan tentang pentingnya membuat MP-ASI sendiri, buku ini juga menjelaskan tahapan-tahapan dalam membuat MP-ASI yang dilengkapi dengan resep membuat MP-ASI berdasarkan panduan WHO.
"Ingin mengajak orangtua untuk menghindari MP-ASI kemasan, karena itu kan hanya boleh dalam keadaan darurat saja. Yang paling benar yang dibuat sendiri, agar ibu paham kandungan gizi yang harus ada di dalam makanan anak mereka," kata dia.
Selain Mia, penulis buku yang diterbitkan oleh Panda Media ini antara lain Melina Adhi, Amanda Pingkan, dan juga Nur Faizah Fitri. Mereka semua telah mengikuti pelatihan-pelatihan tentang MP-ASI yang diadakan oleh WHO dan Unicef.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin