Suara.com - Stres memang bisa mempengaruhi kesehatan manusia tanpa pandang usia. Tak hanya hidup jadi tak bergairah, stres juga bisa memicu berbagai penyakit seperti sakit kepala, badan pegal-pegal, maag, asma, penyakit jantung, dan masih banyak lagi.
Inilah yang menjadi alasan mengapa banyak pakar kesehatan menganjurkan agar setiap orang mampu mengendalikan stres agar tak berkepanjangan.
Lantas, apa pula risikonya bila orang yang lanjut usia mengalamai stres? Sebuah studi terkini dari Amerika Serikat mengungkapkan bahwa orang lanjut usia (lansia) yang stres berisiko tinggi mengalami masalah terkait daya ingat.
Hasil studi menunjukkan lansia yang stres cenderung dua kali mengalami penurunan daya ingat dibandingkan yang tidak mengalami stres. Studi yang mengamati 507 lansia berusia 71 tahun itu juga menemukan bahwa orang yang pernah mengalami kejadian yang membuat stres cenderung mengembangkan permasahan penurunan pada ingatan.
Para peneliti mengatakan semakin tinggi tingkat stres yang dialami orang-orang tersebut pada saat awal studi, maka semakin tinggi pula risikonya mengalami masalah pada ingatan. Dibanding laki-laki, perempuan ternyata lebih tinggi tingkat stresnya.
Peneliti dari Albert Einstein College of Medicine, New York mengemukakan bahwa tingkat stres rendah pada lansia bisa menunda bahkan mencegah Alzheimer.
Meski demikian peneliti masih belum yakin hubungan antara stres dan penurunan ingatan. Namuan berdasarkan riset sebelumnya pada hewan ketika mengalami stres kronik ternyata memang berpengaruh pada menyusutnya bagian otak yang bertanggungjawab terhadap ingatan yaitu, hippocampus.
Hal ini sejalan dengan apa yang dikemukakan oleh pemimpin penelitian dokter Richard Lipton.
"Sebenarnya stres merupakan faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Ada berbagai cara untuk menurunkan stres seperti olahraga maupun bersosialisasi dengan orang lain," jelasnya. (Live Science)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari