Suara.com - Setelah kasus kematian Allya Siska usai menjalani chiropractic yang ditangani dokter asing, pemerintah tak mau kecolongan lagi. Berbagai inspeksi mendadak (Sidak) gabungan digencarkan untuk menemukan praktik ilegal.
Menurut Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kemenkes drg Usman Sumantri, sejauh ini ditemukan dua jenis praktik ilegal yang dilakukan sejumlah oknum dokter asing tak memenuhi syarat.
Pertama, para dokter asing menggunakan nama dokter lokal untuk dapat praktik dan melayani pemeriksaan kesehatan di Indonesia.
"Jadi, mereka biasanya hanya melayani kaum ekspatriat di Jakarta," ujarnya di Jakarta, belum lama ini.
Cara kedua, dokter asing menangani langsung pasien dari Indonesia di klinik yang sudah berizin. Salah satu contohnya adalah tertangkapnya dua dokter asing di Klinik Medika Plaza yang berlokasi di Hotel Kartika Chandra baru-baru ini.
Meski sudah memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN, (MEA), Usman mengatakan praktik dokter asing di Indonesia untuk melayani langsung pasien masih belum diatur dalam Mutual Recognition Agreement (MRA) antarnegara ASEAN. Dengan demikian setiap negara berhak menetapkan regulasi tersendiri mengenai praktik dokter asing.
"MEA sudah berlangsung bukan berarti tenaga asing bebas kerja di Indonesia," imbuhnya.
Ketika MRA sudah disetujui antarnegara ASEAN, kata Usman, dokter asing tetap harus mendaftarkan diri ke Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) dan melengkapi dokumen yang dibutuhkan, sebagaimana prosedur pemberian praktik izin untuk dokter Indonesia.
"Nanti akan diuji kompetensinya dan ditempatkan di daerah yang memang membutuhkan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!