Suara.com - Nasi goreng, nasi uduk, bubur, susu dan setangkup roti isi merupakan beberapa jenis menu sarapan yang kerap dikonsumsi masyarakat Indonesia.
Pertanyaannya, sudah sehatkah atau cukup memadaikah menu-menu sarapan di atas? Prof. DR. Ir. Hardisnyah, seorang pakar gizi mengatakan bahwa sarapan idealnya tak hanya mengenyangkan, tapi juga memenuhi asupan gizi yang dibutuhkan tubuh. Pasalnya, sarapan merupakan sumber energi yang menunjang aktivitas anak hingga siang hari.
"Sarapan idealnya memenuhi 25 persen kebutuhan gizi seseorang. Jadi kalau sarapannya hanya bubur saja, nasi goreng atau nasi uduk saja, itu belum cukup untuk memenuhi 25 persen kebutuhan gizi kita sehari," ujar lelaki yang menjabat sebagai Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia, saat kampanye "Sarapan Sehat Sebelum Jam 9" yang diadakan Energen, menyambut Hari Anak Nasional di Taman Mini Indonesia Indah, Minggu (24/7/2016).
Menu sarapan yang cenderung minim nutrisi ini, salah satunya dipicu karena keterbatasan waktu untuk menyiapkan sarapan dan kurangnya pengetahuan orangtua mengenai kriteria sarapan ideal.
"Sarapan yang ideal itu seharusnya mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Kemudian ada air atau cairannya," tambahnya.
Ia juga menyoroti waktu terbaik sarapan yang kebanyakan masih belum dipahami banyak orangtua, yaitu sebelum jam 9 pagi. Sarapan pada waktu ideal ini memiliki berbagai manfaat bagi tubuh
"Selain mencegah rasa lapar, sarapan sebelum jam 9 pagi juga berguna sebagai pemenuhan gizi seimbang yang akan digunakan saat anak beraktivitas seperti belajar, bermain, berkreasi, dan berolahraga,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
Fakta Penting Stunting dan Upaya Nyata Mengatasinya
-
Hadapi Tantangan Geografis, Pendidikan dan Kesejahteraan Anak di Maluku Utara Jadi Fokus Eiger
-
3 Langkah Cerdas Menyiapkan Dana Pendidikan Anak
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih