Berbagi alat makan saat menikmati kuliner dengan sahabat, kakak atau orangtua merupakan wujud keakraban.
Meski terkesan akrab, menurut Ketua Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia, drg Udijanto Tedjosasongko Sp.KGA (K).Ph.D, hal itu berisiko menyebabkan penularan bakteri penyebab gigi berlubang.
"Misalnya bertukar gelas antara orangtua dan anak, sepertinya kan nggak masalah karena satu ikatan darah, tapi tetap saja ada pertukaran bakteri penyebab karies atau gigi berlubang. Meski tidak seperti flu, yang besok langsung sakit," ujar dia pada temu media yang dihelat PT 3M Indonesia di Jakarta, Selasa (1/11/2016).
Penularan bakteri ini, lanjut dia, terjadi secara tidak langsung, biasanya melalui air liur yang bertukar melalui penggunaan alat makan bersama. Selain itu, drg Udijanto menambahkan, aktivitas mencium anak juga dapat memicu hal yang sama.
"Ketika orangtua mencium anak juga ada perpindahan saliva (air liur) yang mengandung bakteri streptococcus mutan, kalau jumlah bakteri yang ditularkan tinggi maka risiko terjadinya karies atau gigi berlubang pada anak juga tinggi," tambah dia.
Sebagai pencegahan, Ia menganjurkan agar seseorang tidak berbagi alat makan, atau mewaspadai risiko penularan bakteri melalui ciuman.
"Sebaiknya pakai alat makan atau minum sendiri sekalipun antara orangtua atau anak," pungkas dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
Terkini
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya