Suara.com - Tanya:
Selamat sore Dokter,
Dok, tangan saya alergi deterjen (dermatitis kontak iritan) sehingga kering bersisik, perih, muncul banyak bintik-bintik berair alias melenting. Saya diberi krim racikan Dermovel 0,1 persen cream dan fusycom 2 persen cream untuk dioles pagi dan sore. Sebelumnya dicuci dengan larutan Yekadin. Saya sudah 2 kali kontrol ke beliau dan dianjurkan pakai hingga 2 minggu, karena waktu itu hasil kulit membaik. Setelah berhenti pakai, malah muncul bintik-bintik berair lagi semakin banyak, saya jadi panik. Saya pakai lagi sampai hampir 3 minggu.
a. Krim tsb (mengandung kortikosteroid Mometasone furoate dan antibakteri asam fusidat) maksimal digunakan berapa hari?
b. Mengapa penghentian krim tersebut sepertinya malah membuat bintik berair semakin banyak muncul? Apakah itu efek samping?
c. Bagaimana solusi jika bintik berair itu muncul kembali bahkan lebih banyak dan gatal? Apakah cukup hanya dengan pelembab biasa (body lotion) atau minyak zaitun? Karena saya takut dengan pemakaian kortikosteroid.
Mohon penjelasan dan sarannya. Terima kasih.
BM
Jawab:
Selamat sore Saudari BM,
Keluhan yang Anda alami akibat dari kontak dengan detergen disebut dermatitis kontak iritan. Dermatitis kontak iritan adalah suatu bentuk peradangan kulit yang ditandai dengan kulit yang memerah, bengkak, dan kulit yang terlihat bersisik.
Dermatitis kontak iritan merupakan suatu bentuk reaksi kulit yang tidak spesifik yang terjadi akibat paparan zat kimia seperti misalnya sabun, pembersih tangan, detergen, atau bahan pelarut lain. Pada umumnya, tangan merupakan bagian tubuh yang paling sering terkena dampaknya.
Gejala dapat muncul mulai dari hitungan menit sampai 24 jam setelah paparan terhadap suatu zat kimia pada dermatitis kontak iritan sederhana.
Mengenai krim kortikosteroid tidak ada batasan khusus berapa lama krim dapat digunakan. Apakah Anda sudah menghindari kontak dengan deterjen setelah penghentian krim? Yang terpenting adalah hindari kontak langsung dengan bahan iritan tersebut untuk mencegah berulangnya keluhan.
Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.
Dijawab oleh: dr. Yohana Margarita
Sumber: https://meetdoctor.com/
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit