Suara.com - Tak semua kaum hawa memiliki haid teratur. Ada yang haidnya datang begitu cepat, atau justru bisa berbulan-bulan kemudian.
Sebagai solusinya, pakar seks, Dr Howard S. Friedman, merekomendasikan kaum hawa dengan haid tidak teratur untuk lebih rajin lagi berhubungan seks. Menurut dia, orgasme saat berhubungan seks dapat melepaskam stres dan ketegangan di organ reproduksi sehingga aliran darah menstruasi mengalir lebih lancar.
Anjuran ini bermula dari hasil penelitiannya terhadap 1500 pasangan. Friedman juga mencatat frekuensi seks perempuan dan tingkat keteraturan menstruasi.
Hasilnya, perempuan yang rajin berhubungan seks dengan pasangannya cenderung mengalami menstruasi yang teratur dibandingkan mereka yang jarang berhubungan seks.
Tak hanya membuat menstruasi lebih teratur, seks secara rutin juga membuat kaum hawa menjadi awet muda. Friedman menemukan bahwa perempuan yang berusia antara 40 hingga 50 tahun yang berhubungan seks 50 persen lebih sering daripada responden lainnya, tampak lebih muda.
"Hal ini bisa terjadi karena hubungan intim melepaskan hormon pertumbuhan manusia, yang membuat kulit terlihat lebih elastis," ujar dia dilansir The Sun.
Ahli saraf juga menemukan bahwa aktivitas seksual yang rutin dapat meredakan nyeri kepala atau migrain. Studi menunjukkan, alih-alih mengobati sakit kepala dengan obat-obatan, lebih baik berhubungan seks dan rasakan perbedaannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini