Suara.com - Melon kuning merupakan buah yang kaya vitamin C dan mengandung antioksidan yang baik bagi kesehatan tubuh.
Namun, manfaat baik melon sirna seketika, ketika terkontaminasi bakteri Listeria, seperti yang baru-baru ini terjadi di Australia.
Dikabarkan empat orang meninggal setelah mengonsumsi melon kuning yang telah terkontiminasi bakteri Listeria monocytogenes (L.monocytogenes).
Listeriosis, seperti dikutip dari Meet Doctor adalah nama penyakit yang disebabkan oleh bakteri Listeria monocytogenes. Penyakit ini bisa menyebabkan septikemia (keracunan darah) atau meningitis (radang selaput di sekitar otak).
Pada ibu hamil, listeriosis dapat mengakibatkan keguguran, kelahiran prematur, bayi yang dilahirkan terinfeksi listeriosis atau bahkan bisa menyebabkan lahir dalam keadaan mati.
Listeriosis berbahaya bagi perempuan hamil, bayi baru lahir, orangtua dan orang dewasa baik yang sehat atau orang dengan gangguan sistem kekebalan tubuh.
Pada orang dewasa dan anak-anak yang sehat, infesi bakteri ini jarang menjadi parah. Bayi bisa lahir dengan listeriosis jika ibu mereka makan makanan yang terkontaminasi bakteri L.monocytogenes selama hamil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya