Suara.com - Melon kuning merupakan buah yang kaya vitamin C dan mengandung antioksidan yang baik bagi kesehatan tubuh.
Namun, manfaat baik melon sirna seketika, ketika terkontaminasi bakteri Listeria, seperti yang baru-baru ini terjadi di Australia.
Dikabarkan empat orang meninggal setelah mengonsumsi melon kuning yang telah terkontiminasi bakteri Listeria monocytogenes (L.monocytogenes).
Listeriosis, seperti dikutip dari Meet Doctor adalah nama penyakit yang disebabkan oleh bakteri Listeria monocytogenes. Penyakit ini bisa menyebabkan septikemia (keracunan darah) atau meningitis (radang selaput di sekitar otak).
Pada ibu hamil, listeriosis dapat mengakibatkan keguguran, kelahiran prematur, bayi yang dilahirkan terinfeksi listeriosis atau bahkan bisa menyebabkan lahir dalam keadaan mati.
Listeriosis berbahaya bagi perempuan hamil, bayi baru lahir, orangtua dan orang dewasa baik yang sehat atau orang dengan gangguan sistem kekebalan tubuh.
Pada orang dewasa dan anak-anak yang sehat, infesi bakteri ini jarang menjadi parah. Bayi bisa lahir dengan listeriosis jika ibu mereka makan makanan yang terkontaminasi bakteri L.monocytogenes selama hamil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?