Suara.com - Indonesia patut berbangga dengan prestasi yang ditorehkan Pasha Fadillah, pesenam cilik berusia 11 tahun yang baru saja mendapatkan medali emas di ajang senam internasional di Filipina. Murid SD 04 Petang Pejaten Timur ini mengaku bahwa dirinya menyenangi cabang olahraga senam sejak usia tiga tahun.
"Soalnya aku lihat kakak sepupu suka latihan senam. Lama-lama aku perhatiin gerakannya unik jadi aku tertarik," ujar Pasha ketika ditemui beberapa waktu lalu.
Beruntung Ibu Pasha mengenali bidang yang disukai sang anak. Pasha pun difasilitasi untuk mengikuti klub senam dan mengasah potensinya. Kini, sang ibu pun memetik hasil dari dukungannya terhadap minat dan bakat Pasha.
"Memang setiap anak beda-beda hobi dan potensinya, anak saya kan dua orang, satu suka bola, satu suka senam. Saya coba ikutin apa yang mereka mau. Saya masukin ke klub sehingga mereka lebih terasah potensinya," ujar Ida, ibu Pasha dalam kesempatan yang sama.
Meski berhasil menjuarai kompetisi bergengsi berskala Internasional, tentu saja perjalanan Pasha menggapai mimpi tak selalu mulus. Ia mengaku pernah menghadapi kegagalan dalam pertandingan yang diikutinya tiga bulan meski telah berlatih setiap hari.
“Aku malu dan sedih karena teman-teman lain pulang membawa piala. Aku sendiri yang nggak bawa piala. Sejak itu, aku selalu berdoa dan berusaha untuk bisa menang di pertandingan selanjutnya,” kata Pasha.
Usahanya pun berhasil, di pertandingan kedua yang diikutinya, Pasha berhasil mendapatkan medali perunggu. Selanjutnya, di kompetisi lainnya, Ia mendapatkan medali emas, seperti yang diikutinya pada kompetisi senam international di Filipina baru-baru ini.
"Saya berlatih seminggu dua kali, pagi dan sore. Bahkan, menjelang pertandingan saya bisa berlatih senam setiap hari selama empat jam dari pukul 08.00 hingga 12.00," tambah dia.
Uniknya, meski dia menyukai senam, tapi bocah yang duduk di di kelas enam sekolah dasar ini memiliki cita-cita sebagai pilot. Ia optimis prestasi yang ditorehkannya di bidang atletik ini bisa memperlancar jalan untuk menggapai cita-cita.
Baca Juga: Menakjubkan! Nenek 91 Tahun Ini Pesenam Tertua di Dunia
"Menurut aku, anak Indonesia harus pantang menyerah dan tetap semangat. Caranya dengan rajin belajar dan berlatih agar bisa mencapai cita-cita yang diinginkannya," ujar Pasha.
Sang ibu pun memberi resep bagi para orangtua yang ingin anaknya memiliki prestasi gemilang seperti Pasha. Menurut dia, orangtua harus dukung potensi yang dimiliki anak dan barengi dengan kecukupan nutrisi yang baik. Dengan begini anak akan sehat secara fisik dan percaya diri dalam menggapai cita-citanya.
"Dukung apa yang mereka mau, dukung dengan nutrisi yang baik. Jangan jajan sembarangan dan buah itu harus setiap hari," ujar Mama Ida.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD