Suara.com - Skizofrenia adalah gangguan mental yang membuat pengidapnya mengalami kesulitan membedakan mana yang nyata dan tidak.
Kesulitan untuk berpikir jernih, mengelola emosi, berhubungan dengan orang lain, sehingga sangat sulit untuk hidup dengan normal.
Meskipun termasuk gangguan mental kronis, skizofrenia dapat dikelola dengan baik jika diatasi sesegera mungkin di awal kemunculannya. Untuk itu, yuk kenali gejala awal skizofrenia seperti dilansir di Hello Sehat.
Berbagai gejala awal skizofrenia
Pada beberapa orang, skizofrenia muncul secara tiba-tiba tanpa ada tanda khusus sebelumnya.
Namun umumnya, penyakit ini muncul secara perlahan dan ditandai dengan gejala tertentu jauh sebelum episode berat pertama. Berikut ini berbagai gejala awal skizofrenia yang perlu diwaspadai:
1. Depresi dan menarik diri dari lingkungan sekitar
Gejala skizofrenia awal yang paling umum dimiliki adalah merasa depresi sehingga akan menarik diri dari lingkungan sekitar. Tak hanya kegiatan di luar rumah seperti sekolah dan juga kantor tetapi seseorang juga akan menghindari interaksi sosial dengan keluarga dan juga teman.
Mereka akan menghabiskan waktunya dengan mengisolasi diri sendiri. Ia juga mulai kehilangan hobi, minat, dan ambisi yang sebelumnya dimiliki. Selain itu, orang dengan depresi juga tidak bersemangat, kehilangan nafsu makan, dan sulit tidur. Bahkan ia mulai menunjukkan ketidakpedulian dengan lingkungan sekitar atau terhadap berbagai situasi penting.
Baca Juga: Diganjar Larangan Balap, Fenati Kembali ke Bangku Sekolah
2. Tidak lagi menjaga kebersihan diri
Orang yang terkena skizofrenia perlahan-lahan akan berhenti melakukan aktivitas harian untuk membersihkan diri seperti mandi, menyikat gigi, dan mengganti pakaian.
Sikap ini muncul karena mereka mulai tidak acuh, mengabaikan diri, dan juga karena mengisolasi dirinya dari lingkungan sosial. Dalam sebagian kasus, orang yang terkena skizofrenia ini tidak lagi menyadari bahwa kebersihan dan penampilannya sudah sangat buruk.
3. Berekspresi datar atau kosong
Biasanya, tanda fisik yang paling terlihat saat seseorang mengalami gejala skizofrenia awal ialah ekspresi wajah yang kosong. Hal ini ditandai dengan tatapan mata yang kosong dan ekspresi yang datar.
Biasanya, seseorang juga tidak mampu mengungkapkan emosi sedih atau gembira. Kalau pun bisa, biasanya tangisan dan juga tawa dikeluarkan secara tidak wajar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan