Suara.com - Wabah demam kuning melanda Ethiopia. Data terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut sudah ada korban jiwa dari penyakit bersumber nyamuk ini.
Laporan WHO menyebut sudah ada 10 orang meninggal akibat penyakit demam kuning. Untuk mengatasinya, WHO pun mengirimkan 1,4 juta ampul vaksin untuk diberikan secara gratis ke masyarakat Ethiopia.
"Wabah demam kuning ini bisa menjadi masalah besar, mengingat populasi Ethiopia belum mendapatkan imunisasi dengan baik, sehingga rentan tertular," tulis WHO dalam laporannya, dikutip dari Reuters.
Ethiopia memang sempat menjadi negara dengan masalah demam kuning yang tinggi sejak periode 1960-an. Namun kasus terakhir yang tercatat pemerintah terjadi pada 2013, dan baru terjadi lagi saat ini.
Demam kuning adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk. Punya gejala mirip dengan chikungunya dan demam berdarah, gejala awal yang ditimbulkan demam kuning biasanya tidak parah.
Sakit kepala, mual, demam dan kehilangan nafsu makan merupakan gejala awal yang umum terjadi.
Sekitar 15 persen pasien demam kuning mengalami fase dua alias fase lanjutan, di mana keparahan penyakit meningkat dan bisa menyebabkan kematian.
Virus yang ada masuk menyerang liver sehingga menyebabkan kulit pasien berwarna kekuningan dan rasa sakit di bagian perut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?