Suara.com - Apakah Anda salah satu pasangan yang berniat melakukan program bayi tabung? Jika ya, maka ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan secara matang oleh para pasangan suami istri sebelum melakukan program bayi tabung.
Selain memikirkan biaya program bayi tabung yang merogoh kocek cukup dalam, ada hal lain yang perlu diketahui , yakni menjalankan program bayi tabung di klinik luar negeri atau dalam negeri.
Anda tentu tidak ingin asal dalam memilih klinik bayi tabung, bukan? Menentukan klinik bayi tabung yang tepat sebagai tempat konsultasi, medical check-up, dan lain-lain itu juga merupakan hal yang penting.
Pemilihan klinik bayi tabung berkaitan erat dengan tingkat keberhasilan yang didapat selama menjalankan program kehamilan. Apalagi Anda juga akan berulang kali mengunjungi klinik bayi tabung untuk melakukan konsultasi dan berbagai pemeriksaan terkait kondisi kesuburan Anda dan pasangan.
Biasanya proses seleksi dan persiapan program bayi tabung terdiri atas tanya jawab, pemeriksaan sistem reproduksi wanita, pemeriksaan dengan ultrasonografi, pemeriksaan hormonal, analisis sperma, serta konseling seputar risiko dan keberhasilan terapi infertilitas.
Dalam memilih klinik bayi tabung, sebaiknya pastikan klinik tersebut memiliki kualitas, berpengalaman, serta mampu memberi rasa nyaman baik dalam melakukan konsultasi hingga pengobatan.
Nah, berikut adalah beberapa langkah yang dapat menjadi pertimbangan dalam memilih klinik bayi tabung yang ideal bagi para pasangan suami istri seperti yang dirilis Go.care kepada Suara.com.
1. Akreditasi klinik bayi tabung
Salah satu faktor penting dalam mempertimbangkan klinik fertilitas adalah akreditasi. Ya, apapun tindakan pengobatan yang akan Anda lakukan, khususnya bila dilakukan di luar negeri, akreditasi klinik atau rumah sakit menjadi penting karena merupakan sebuah indikator pelayanan kesehatan berkualitas.
Baca Juga: 130 PNS Pemprov DKI Dipecat karena Sering Bolos Lebih dari 46 Hari
Akreditasi tersebut bisa berupa standar nasional dan internasional, seperti:
Joint Commission International (JCI);
Canadian Organization for the Accreditation of Medical Institutions (CCHSA);
Australian Council for Health System Standards (ACHS);
Trent Accreditation Scheme (TAS);
International Society for Quality in Health Care (ESQH);
National Accreditation Board for Hospitals (NABH);
International Organization for Standardization (ISO);
European Foundation for Quality Management (EFQM).
Klinik fertilitas yang sudah mendapatkan salah satu dari akreditasi tersebut biasanya akan mencantumkan label akreditasi pada situs resmi mereka.
2. Tingkat keberhasilan
Program bayi tabung tidak selalu berhasil pada setiap pasien. Ya, perlu diingat bahwa tingkat keberhasilan program kehamilan baik melalui program bayi tabung atau tidak, semua dipengaruhi oleh kualitas sperma dan sel telur pasangan. Tim dokter dan staf medis di klinik fertilitas hanya sebagai faktor pendukung keberhasilan berlangsungnya program kehamilan tersebut.
Oleh karena itu, penting mengetahui tingkat keberhasilan program kehamilan pada klinik fertilitas yang menjadi pertimbangan Anda. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan program kehamilan yang terdapat pada klinik, Anda bisa mencari tahunya melalui website resmi klinik tersebut atau menanyakannya langsung kepada dokter atau staf medis klinik fertilitas.
3. Kehadiran dokter spesialis
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru