Suara.com - Kata ‘halu’ akhir-akhir ini sering kali diucapkan oleh generasi milenial. Halu sendiri merupakan kata yang berasal dari kata halusinasi, yang bisa diartikan juga berkhayal.
Berkhayal terkadang dikaitkan dengan kegiatan yang mengawang-awang atau berandai-andai. Itu sebabnya, banyak yang sepakat bahwa berkhayal tak membawa kebaikan apa pun.
Namun, siapa sih yang tak pernah berkhayal dalam hidup? Rasanya, hampir semua orang pernah melakukan kegiatan yang satu ini.
Nah, meski dinilai tak memiliki kegunaan, nyatanya ada berkhayal ada manfaatnya bagi kesehatan lho. Berikut beberapa manfaat berkhayal.
Obat stress
Berkhayal juga bisa menjadi obat stres. Ini bisa meredakan stres akibat pekerjaan, stres setelah bertengkar hebat dengan orang terdekat atau bahkan setelah mengalami trauma. Hal ini terjadi karena ketika Anda berkhayal, pikiran Anda mengembara dan melupakan masalah yang sedang dihadapi meski sesaat. Setelahnya, pikiran Anda menjadi lebih segar dan tidak terbebani lagi.
Berkhayal juga membantu Anda mencapai tujuan yang Anda inginkan. Manfaat berkhayal ini dapat membuat Anda menjadi termotivasi sehingga lebih mudah mencapai tujuan Anda.
Untuk daya ingat
Anggapan bahwa mengkhayal hanyalah kegiatan buang-buang waktu rupanya terbantahkan dengan adanya beberapa penelitian. Para peneliti menemukan bahwa berkhayal sebenarnya bisa membuat seseorang lebih kreatif. Dengan berkhayal, Anda jadi berangan-angan tentang hal yang Anda senangi.
Baca Juga: Kritik Pidato Prabowo, Ferdinan: Hasto Habis Minum Racun Kalajengking?
Selain itu, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa ada manfaat berkhayal lainnya bagi daya ingat. Penelitian yang dilakukan di University of Wisconsin-Madison, Amerika Serikat, ini membuktikan peserta yang sering berkhayal memiliki ingatan yang lebih baik daripada mereka yang jarang mengkhayal.
Namun, berkhayal bisa juga tidak baik jika...
Tak masalah memang berkhayal karena manfaatnya banyak. Namun, berkhayal bisa menjadi tidak baik jika terlalu sering dilakukan. Ada waktu di mana berkhayal bermanfaat, tapi juga dapat menyebabkan Anda hilang fokus dan melupakan informasi penting. Melamun juga akan jadi kebiasaan buruk jika mulai mengganggu kehidupan nyata, memengaruhi produktivitas, kehidupan sosial, atau kualitas tidur.
Jika Anda sedang bekerja atau mencoba menyelesaikan tugas penting, berkhayal dapat menganggu produktivitas Anda. Berkhayal bisa membuat kerja Anda jadi melambat.
Selain itu, berkhayal juga dapat membahayakan kesehatan jiwa jika Anda terus-menerus memiliki khayalan yang negatif. Sementara kebanyakan orang berkhayal tentang hal-hal yang diinginkan, Anda mungkin juga membayangkan hal-hal yang membahayakan dan merugikan diri sendiri atau orang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial