Suara.com - Mengenalkan konsep kepemimpinan untuk seorang anak adalah hal yang gampang-gampang susah. Bahkan, seringkali, pengenalan konsep kepemimpinan yang tidak tepat justru membuat mereka berpikir bahwa menjadi seorang pemimpin itu adalah menjadi orang yang berani, sombong, mementingkan diri sendiri, atau menginginkan perhatian dari banyak orang.
Padahal, seperti yang kita ketahui, itu sangat jauh dari konsep pemimpin yang sebenarnya. Seorang pemimpin haruslah bisa menginspirasi orang lain dengan bakatnya karena mereka mengenalinya, dipercaya karena mereka bisa mempercayai diri mereka sendiri, dapat mengekspresikan diri kepada dunia dengan mudah karena mereka tidak merasa takut untuk melakukan ini, siap untuk membuat perubahan ke dunia tidak peduli seberapa kecil atau besar perubahan tersebut, dan menjalani kehidupan yang bahagia sesuai dengan sifat baik mereka.
Nah, untuk mengenalkan sifat positif seorang pemimpin kepada anak, Anda bisa melakukannya dengan beberapa cara, salah satunya adalah dengan melakukan permainan kreatif. Ada banyak jenis permainan kreatif yang bisa Anda lakukan, mulai dari role play, membangun brick, menyusun lego, atau sesederhana me-recycle barang bekas. Berikut beberapa manfaat permainan kreatif bagi anak untuk mengasah jiwa kepemimpinan mereka, seperti dilansir dari laman Mother.ly.
1. Permainan kreatif dapat memungkinkan anak Anda mengekspresikan diri sesuka mereka dan seperti apa mereka pada saat itu juga.
2. Anak Anda dapat mengeksplorasi bakat, minat dan kesukaan mereka, bereksperimen dan memutuskan bagaimana mereka dapat memanfaatkannya di dunia nyata.
3. Eksplorasi kreatif membuka seluruh dunia lebih fleksibel, dan ditingkatkan sampai mereka puas dengan hasil akhirnya.
4. Saat menciptakan permainan, anak Anda dapat mengembangkan kepercayaan diri yang besar dalam keterampilan dan bakat mereka sendiri.
5. Permainan kreatif memungkinkan banyak ruang untuk merayakan kepribadian anak Anda sendiri.
Anda bisa menugaskan anak untuk menjadi pemimpin saat sesi bermain. Mereka dapat menciptakan waktu dan permainan kreatif yang tidak hanya terbatas pada seni dan kerajinan saja, tapi lebih jauh dari itu.
Baca Juga: Catat: Mulai 2020 Lamborghini Hanya Akan Produksi 8 Ribu Unit !
Untuk benar-benar memelihara pola pikir kepemimpinan anak Anda, setiap pengalaman kreatif harus selalu dipimpin oleh anak. Kalau tidak, aspek kreativitas ini kemungkinan besar akan dikendalikan, dibatasi, dan dibentuk menuju arah atau agenda tertentu oleh Anda sebagai orangtua.
Dipimpin oleh anak berarti bahwa anak Andalah yang menciptakan pengalaman itu, mereka dapat membawanya ke mana pun mereka mau dan bagaimanapun mereka menginginkannya.
Ini juga berarti bahwa Anda, sebagai orang tua hanya berperan sebagai fasilitator dari pengalaman itu. Anda hanya menawarkan ruang yang ramah anak dan aman, juga akses ke alat dan sumber daya, tetapi Anda tidak memaksakan struktur atau hasil akhirnya.
Anda membiarkan anak Anda mengalami apa pun yang mereka inginkan dan butuhkan pada saat itu. Dan dengan melakukan ini, Anda bisa menunjukkan kepada mereka bahwa orangtuanya memercayai mereka, Anda juga senang mengikuti mereka, dan apa pun yang mereka tawarkan kepada dunia adalah hal yang luar biasa. Bagaimana, sudah siap melakukan permainan kreatif bersama anak?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan