Suara.com - Seorang pria mendadak tewas di lapangan bulu tangkis dalam sebuah video viral. Peristiwa itu membuat terkejut orang-orang di lokasi kejadian, dan juga warganet.
Menurut China Press, Sabtu (18/5/2019), saat sedang bermain bulu tangkis dengan teman-temannya, pria asal China itu tiba-tiba ia jatuh ke tanah dan tak sadarkan diri.
Seorang saksi lantas mencoba melakukan cardiopulmonary resuscitation (CPR) terhadapnya. Prosedur darurat ini dapat membantu menyelamatkan nyawa seseorang ketika pernapasan atau jantungnya berhenti.
Kondisi jantung seseorang yang berhenti berdetak disebut cardiac arrest atau henti jantung. Selama henti jantung, jantung tidak bisa memompa darah ke seluruh tubuh, termasuk otak dan paru-paru.
Namun sayangnya, prosedur CPR yang dilakukan saksi di lapangan tidak membuahkan hasil, sehingga korban meninggal dunia saat itu juga.
Peristiwa ini dikabarkan terjadi di lapangan bulu tangkis dekat SMA Kluang di Kluang, Johor, Malaysia.
Terlihat pada video, seorang saksi sedang melakukan CPR pada korban dan terdengar suara di belakang kamera yang mengatakan bahwa ambulans telah dipanggil.
Tubuh korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi. Namun belum diketahui penyebab kematian korban.
Insiden ini mengingatkan kita semua agar rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan berolahraga secara teratur, serta menghindari aktivitas berat di luar batas kemampuan.
Baca Juga: Serangan Jantung, Seorang Marshal MotoGP Prancis Meninggal Dunia
Meski begitu, bukan berarti kita punya alasan untuk tidak berolahraga secara teratur, dan sebagai gantinya, kita harus rajin melakukan pengecekan status kesehatan kita.
Tag
Berita Terkait
-
Cuan Gila! Modal Rp200 Ribu, Pria Malaysia Jual Domain ai.com Seharga Rp1,1 Triliun
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Di Tengah Penangguhan Sanksi FIFA, Klub Malaysia Datangkan Pemain Naturalisasi Harimau Malaya
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD