Suara.com - Suasana Idul Fitri masih sangat terasa dan inilah waktu yang pas untuk saling memaafkan. Namun, bagaimana agar permintaan maaf kita diterima?
Peneliti dari Amerika mengklaim telah menemukan kunci dari permintaan maaf yang sempurna. Melansir Independent UK, setidaknya ada enam 'pilar' dalam seni meminta maaf. Namun jika permintaan maaf yang Anda utarakan perlu respon cepat, hanya perlu fokus pada dua hal.
Pada penelitian yang keluar dari Fisher College of Bussiness di Ohio State University ini, para peneliti telah menguji ratusan peserta untuk melihat bagaimana situasi yang sulit dapat dijinakkan di tempat kerja.
Menurut Roy Lewicki, seorang profesor sekaligus penulis utama studi ini, "Permintaan maaf benar-benar berhasil, tetapi Anda harus memastikan bahwa Anda menekan sebanyak mungkin dari enam komponen kunci (permintaan maaf)."
Komponen utama ini adalah ekspresi penyesalan, penjelasan apa yang salah, pengakuan tanggung jawab, deklarasi permintaan maaf, menawarkan perbaikan dan meminta pengampunan.
Namun, dari enam komponen itu, ada dua yang paling penting. Pertama adalah soal mengakui sesuatu sebagai kesalahan Anda.
"Temuan kami menunjukkan bahwa komponen yang paling penting adalah pengakuan tanggung jawab. Katakan itu adalah kesalahan Anda, bahwa Anda membuat kesalahan," kata Lewicki.
Lalu, menawarkan perbaikan adalah bagian terpenting kedua.
"Dengan mengatakan 'Saya akan memperbaiki apa yang salah,' Anda berkomitmen untuk mengambil tindakan untuk memperbaiki kerusakan," jelas Lewicki.
Baca Juga: Hari Raya Idul Fitri, Ini Manfaat Memaafkan untuk Kesehatan Anda
Ungkapan penyesalan, penjelasan tentang apa yang salah dan pernyataan pertobatan, semuanya diikat sebagai bagian terpenting ketiga, sementara permintaan pengampunan ada di bagian bawah.
Meski ada enam komponen, Lewicki mengatakan penelitian yang terbit dalam jurnal Negotiation and Conflict Management Research ini masih memiliki keterbatasan.
"Jelas, hal-hal seperti kontak mata dan ekspresi ketulusan yang tepat adalah penting ketika Anda memberikan permintaan maaf secara langsung," katanya.
Jadi, ketika Anda meminta maaf pada orang lain, pastikan Anda benar-benar menyesalinya dengan menunjukkan ekspresi tulus. Selain itu, jelaskan kesalahan Anda dan katakan Anda akan memperbaikinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya