Suara.com - Menurut sebagian besar orang, mandi di pagi hari sebelum memulai aktivitas di luar ruangan adalah hal yang sangat penting. Banyak yang beranggapan bahwa mandi air dingin di pagi hari merupakan cara yang bagus untuk memulai hari.
Namun, jika berbicara soal manfaat mandi, Elizabeth Culnan, Ph.D., Postdoctoral Fellow di Behavioral Sleep Medicine, Rush University Medical Center mengatakan, mandi sebelum tidur bisa membantu meningkatkan kualitas tidur dan membantu lebih cepat tidur.
Selain itu, ia menjelaskan jika waktu juga penting, yaitu mandi dua jam sebelum tidur bisa membantu menghangatkan tubuh Anda. Saat tubuh hangat, Anda akan tidur dengan santai.
Kebiasaan ini, lanjutnya, juga bermanfaat saat cuaca panas. "Dalam cuaca panas, mungkin sulit untuk menurunkan suhu tubuh secara alami yang diperlukan untuk tidur yang baik," kata seorang dokter keluarga di Maryland, Mia Finkelstin, M.D. dilansir dari medicaldaily.
Sedangkan, mandi pagi juga bermanfaat untuk kesehatan. Mandi di pagi hari telah menjadi bagian dari rutinitas yang berfungsi untuk membangunkan otak dan memberi tahu bahwa itu adalah awal hari yang baru.
Dokter naturopati mengklaim bahwa nenek moyang dulu telah mengikuti praktik tertentu yang disebut hidroterapi. Ini adalah soal pergantian antara mandi air panas atau hangat dan air dingin untuk membangkitkan sistem, meningkatkan aliran darah, dan lebih lanjut lagi mendukung sistem kekebalan tubuh.
Terlepas, mandi dalam waktu lama atau cepat, mandi air hangat atau air dingin, bahkan mandi pagi atau mandi malam, pada intinya adalah tidak ada waktu yang salah untuk mandi.
Berita Terkait
-
Pentingnya Belajar Ilmu Agama, Pasutri Pamer Batal Puasa karena Lupa Mandi Junub
-
4 Lulur Mandi Bengkoang di Bawah Rp17 Ribu, Bikin Kulit Cerah dan Halus!
-
Europe Enchanting Best Sellers 2026: Produk Kamar Mandi & Dapur yang Paling Banyak Dipilih
-
6 Rekomendasi Sabun Mandi Aroma Melati yang Menenangkan dan Menyegarkan
-
5 Rekomendasi Sabun Mandi Aroma Buah yang Segar dan Menutrisi Kulit
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia