Suara.com - Baru-baru ini, seorang wanita yang menjalani operasi di punggung bawah karena mengalami slipped disc pada Juni 2013 lalu mengklaim dokter telah meninggalkan sebuah alat di dalam tubuhnya. Namun, ahli bedah menyangkalnya.
Menurut Sevgi Sulleri dari Turki, operasi tersebut bukannya membebaskannya dari sakit, tetapi sebaliknya, kondisinya semakin buruk. Hal itu membuatnya harus pindah ke rumah ibunya yang kemudian merawatnya dan anak-anaknya.
Dilansir dari timesofindia, ia juga sempat melakukan rontgen beberapa bulan kemudian. Namun, para dokter mengatakan rasa sakit tersebut disebabkan oleh jahitan.
Hingga ia kemudian melihat berita tentang dokter yang secara tidak sengaja meninggalkan alat-alat bedah di dalam tubuh pasien. Saat itu, Sulleri mulai mempertanyakan rasa sakit yang dialaminya setelah menjalani operasi.
"Ketika saya melewati detektor logam, meskipun saya tidak membawa benda logam, mereka akan berbunyi bip. Saya kembali ke rumah suatu hari, mengambil magnet dan meletakkannya di punggung saya. Saya menyadari megnet itu berdiri di sana," katanya.
Ia lantas memeriksakan diri ke pusat kesehatan di mana dokter menemukan logam sepanjang 9 cm di punggung bawah. "Saya bingung. Kemudian saya kembali ke rumah sakit tempat saya menjalani operasi. Saya memberi tahu dokter saya bahwa ada benda logam di punggung saya dan dia mengakui hal itu benar," lanjutnya.
Sulleri kemudian memutuskan mengajukan kasus pidana terhadap dokter dan rumah sakit. Ia juga akan menjalani operasi untuk menghilangkan benda logam tersebut.
Dokter yang diduga mengawasi operasi tersebut mengatakan, "Pasien hanya bertemu saya satu kali dan saya mengobatinya. Kemudian dia tidak melakukan kontak dengan saya. Saya tidak melakukan operasi. Seorang kolega saya melakukannya. Untuk alasan ini, akan salah untuk berkomentar tentang kasus ini," katanya.
Baca Juga: Arya Permana Bocah Obesitas Bakal Operasi Plastik
Berita Terkait
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
-
Habis Lebaran, Israel Makin Biadab Berbuat Hal Keji Begini ke Rakyat Palestina
-
Reza Arap Ngamuk Dikabarkan Dekat dengan dokter Kamelia: Siapa Lu? Gue Kagak Kenal!
-
Lewatkan Suntik Vitamin K Setelah Lahir, Bayi Ini Alami Kebocoran Otak Permanen
-
Berkas Kasus dr Richard Lee Segera Rampung, Polisi Siapkan Pelimpahan ke Kejaksaan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga