Suara.com - Pengacara Jefri Nichol, Aga Khan, berencana mengajukan permohonan rehabilitasi agar kliennya tersebut dapat melanjutkan kontrak kerja.
Kabarnya, sejak terjerat kasus narkoba tidak sedikit pekerjaan Jefri Nichol yang 'melayang'. Tetapi hal ini belum dikonfrimasi oleh sang pengacara.
Tetapi untuk kontrak terkini yaitu film The Exocet harus ditunda karena kasus ini.
"Kami fokus ke pengajuan rehabilitasi. Tapi itu akan ke tahap kedua, mungkin nanti akan saya kabari," kata Aga Khan, saat dihubungi Suara.com, Jumat (26/7/2019).
Meski begitu, Aga Khan akan memastikan segala kontrak kerja Nichol akan dinegosiasi ulang.
"Pasti kita akan lakukan negosiasi ulang atau kontrak tersebut. Karena belum tahu juga nih, kalau rehabilitasi di luar berarti kan bisa jalan juga kontraknya," sambungnya.
Melansir americanaddictioncenters.gov, terapi merupakan salah satu landasan pengobatan untuk kecanduan ganja.
Analisis dari jurnal Addiction Science and Clinical Practice menunjukkan, tujuan terapi ganja adalah untuk memberi orang kemampuan untuk menghindari atau mengatasi pemicu penggunaan narkoba, sehingga mereka tidak akan kambuh ketika dimasukkan ke dalam situasi yang sulit.
Terapi juga dapat memberikan keterampilan pemecahan masalah dan manajemen gaya hidup, sehingga orang dapat belajar bagaimana membangun kehidupan yang memuaskan yang tidak perlu ditambah dengan obat-obatan.
Baca Juga: Pastikan Aman, Ina Thomas Pernah Diam-diam Bongkar Tas Jefri Nichol
Sebagai keterampilan kambuh, terapis mungkin juga memberikan pelajaran tentang penolakan obat, sehingga orang tahu apa yang harus dikatakan dan bagaimana bereaksi ketika mereka ditawari ganja di lain waktu.
Sesi terapi tersebut dapat ditambah dengan kerja kelompok pendukung, sehingga orang dengan kecanduan ganja dapat bertemu dengan orang lain dalam pemulihan.
Berita Terkait
-
Polda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Jumbo, 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Disita
-
Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan
-
Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi
-
Perangi Narkoba di Penjara, Sejumlah Lapas di Berbagai Daerah di Razia
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut
-
15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa