Suara.com - Pedangdut Agung Hercules dikabarkan meninggal dunia setelah sekitar setahun berjuang melawan kanker otak glioblastoma.
Kabar meninggalnya Agung Hercules disampaikan oleh komika Ernest Prakasa melalui Instagram Stories-nya, Kamis (1/8/2019) ini.
"R.I.P Agung Hercules," tulis Ernest. Kabar ini juga dibenarkan oleh manajer Agung.
"Iya benar (Agung Hercules meninggal). Ini kami lagi menuju ke sana (rumah sakit)," kata Peter melalui sambungan telepon kepada Suara.com.
Selain Agung Herkules, kisah seorang wanita yang melawan glioblastoma juga mencuat. Sekitar dua tahun lalu, kehidupan Danielle Kirby dari Cuyahoga Falls, Ohio berubah dalam sekejap.
"Pergi untuk lari 4 mil lalu aku naik ke atas dan duduk di sofa untuk menonton TV, tetapi aku mengalami kejang," katanya.
Setelah itu, ia dilarikan ke rumah sakit dan betapa terkejutnya ia saat CT Scan mengungkapkan terdapat massa di sisi kanan kepalanya. Ia akhirnya didiagnosis menderita glioblastoma, bentuk kanker otak yang langka dan fatal.
"Aku benar-benar kaget dan tidak percaya ini. Aku baru saja bertunangan dengan suamiku yang sekarang dan kehidupan kami sempurna. Dan aku seperti bertanya, 'mengapa sekarang, mengapa?" terangnya dilansir dari fox8.com.
Dokter kemudian melakukan kraniotomi untuk mengangkat tumor yang bersifat agresif tersebut. "Tidak mungkin untuk mengeluarkan tumor itu sepenuhnya. Jadi, tidak seperti jenis kanker lain di mana seorang pasien mungkin dapat disembuhkan dengan operasi saja. Ketika seorang pasien menjalani operasi glioblastoma, mereka membutuhkan perawatan lainnya," kata Direktur Penelitian Klinis di Burkhardt Brain Tumor Center, David Peereboom.
Baca Juga: Jadi Penyebab Agung Hercules Meninggal, Ketahui Fakta Penting Glioblastoma!
Menurutnya, di samping operasi, diperlukan radiasi otak dan kemoterapi karena kanker jenis ini tidak bisa disembuhkan dengan tingkat kelangsungan hidup 12-14 bulan.
Mengetahui fakta memilukan itu, Kirby dan suaminya, Russ pun memutuskan untuk segera melangsungkan pernikahan mereka. Keduanya menikah empat bulan setelah operasi.
Kini, ia menjalani uji klinis untuk imunoterapi. "Tujuannya adalah menghidupkan sistem kekebalan tubuhnya, jadi tubuhnya sendiri yang melawan kanker," lanjutnya.
Kirby pun tetap semangat dan berjuang melawan penyakitnya. "Aku akan mengalahkan ini. Aku akan berjuang melawan rintangan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Anak Punya 'Bercak Kopi Susu' Bisa Jadi Tanda NF1, Penyakit Langka yang Perlu Diwaspadai
-
Awas! Demam Kelinci Meningkat Tajam di AS, Aktivitas Luar Ruangan Berisiko
-
Terpaksa Hidup Seperti Vampir: Wanita Ini Tak Bisa Makan Bawang Putih Seumur Hidup
-
Viral di TikTok Karena Celotehannya, Ini Penyakit Zehan Almira
-
Digigit Laba-laba Janda Palsu, Pria Ini Alami 'Penyakit Pemakan Daging' hingga Nyaris Meregang Nyawa
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia