Suara.com - 5 Berita Hits: Putra Dian Sastro Autisme, Rahasia Sehat Jajang C. Noer
Sikap terbuka Dian Sastrowardoyo yang mengungkapkan bahwa putra sulungnya, Shailendra Naryama Sastraguna Sutowo, mengidap autisme, patut diacungi jempol dan dicontoh oleh semua orangtua yang memiliki anak dengan kondisi serupa.
Meski awalnya terkejut, Dian Sastro berbesar hati menerima kenyataan tersebut, bahkan dengan penuh kasih sayang ia mendorong Shailendra mengikuti terapi yang dapat membantu mengatasi autisme.
Tak heran bila kisah inspiratifnya ini menjadi salah satu berita hits di Suara sepanjang Sabtu (24/8/2019).
Ingin tahu kisah Dian Sastro selanjutnya merawat buah hatinya yang istimewa tersebut? Simak ulasannya dan 4 berita hits lainnya dari kanal kesehatan Suara.com.
1. Dian Sastro Akui Putranya Autisme
Fakta bahwa putranya autisme diungkap oleh aktris Dian Sastrowardoyo. Bintang film 'Aruna dan Lidahnya' ini memutuskan terbuka pada publik akan kondisi putra sulungnya, Shailendra Naryama Sastraguna Sutowo yang mengidap autisme.
Dian Sastro mengaku, jika diagnosa ini pertama kali didapatkan saat usia putranya 8 bulan. Ibu dua anak ini mengungkap, ada sejumlah hal yang ia lihat berbeda dari anaknya, dibandingkan dengam anak-anak lain seusianya.
"Saya cukup beruntung karena waktu itu saya tuh termasuk orangtua yang ambisius gitu lho. Umur 6 bulan udah dimasukkin sekolah. Sehingga saya jadi bisa melihat perkembangannya anak lain seperti apa, anak saya dibandingkan dengan anak lain seperti apa. Dan itu kelihatan jelas bedanya," jelasnya dalam konferensi pers SPEKIX 2019 di Jakarta, Jumat (23/8/2019).
Lalu apa yang dilakukan Dian Sastro, begitu tahu buah hatinya autisme? Baca selengkapnya.
Baca Juga: Zodiak Kesehatan 25 Agustus 2019: Yoga untuk Scorpio, Aries Terlalu Aktif
2. Dipaksa Diet Vegan, Begini Kondisi Bayi 19 Bulan
Orangtua seharusnya memenuhi semua kebutuhan nutrisi anak demi tumbuh kembangnya, tetapi tidak pada pasangan asal Australia ini. Mereka justru memaksa bayinya diet vegan.
Akibatnya, bayi perempuan mereka yang berusia 19 bulan mengalami malnutrisi hingga berat badannya menjadi kurang dari 4,5 kilogram. Bahkan, bayinya tidak memiliki gigi hingga menderita rakhitis.
Sampai akhirnya, bayi tersebut mengalami kejang dan dilarikan ke rumah sakit. Apalagi yang dialami bayi malang tersebut, dan bagaimana kondisi selanjutnya? Baca selengkapnya.
3. Peneliti AS Teliti Sperma untuk Hilangkan Potensi Kanker
Kanker payudara, ovarium, prostat, dan sel kanker lainnya masih jadi fokus masalah kuat di bidang kesehatan dunia. Karenanya di Amerika kini tengah melakukan eksperimen kontroversial untuk mengubah DNA sel sperma untuk hilangkan potensi penyakit tersebut.
Eksperimen ini memantik kembali pro-kontra perancangan 'bayi rekayasa' yang dapat membuat orang tua bisa menghilangkan atau tetap membiarkan potensi kanker pada anaknya sebelum lahir.
Mengutip Dailymail, Jumat (23/8/2019) dalam praktiknya peneliti Weill Cornell Medicine di New York menggunakan alat penyunting gen CRISPR untuk mengubah gen yang disebut BRCA2. Lantas, apa yang didapat dari eksperimen tersebut? Baca selengkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS