Suara.com - Penyanyi cantik Brisia Jodie mengaku dirinya sudah memiliki mata minus sejak SMP. Berawal dari minus rendah, bertambah menjadi 9 di mata kirinya dan 12 di mata kanannya.
Jodie menjelaskan, penambahan angka minusnya itu karena ia mengaku sering bermain video games tanpa memakai kacamata. Padahal dirinya saat itu kondisi matanya sudah minus tiga.
"Dulu kan aku main game terus waktu aku minus 3 aku mata telanjang aja nggak pakai kacamata nggak pakai softlens begitu aku cek lagi kelas 3 SMP aku cek minus 9 (kiri) sama 12 (kanan)," jelas Jodie, pada Minggu (13/10/2019).
Mata minus atau miopia umumnya sudah dimiliki sejak anak-anak, dan semakin tumbuh dewasa, mata minus akan semakin bertambah apabila tidak dirawat dengan baik.
Kondisi ini sebenarnya disebabkan oleh melihat dengan jarak dekat dalam waktu lama serta intens.
Sejalan dengan itu, Kementerian Kesehatan RI memberikan tips kepada masyarakat tentang menjaga kesehatan mata agar tidak mengembangkan mata minus melalui cuitannya di Twitter, @KemenkesRI, Minggu (13/10/2019).
1. Apabila sering berada di depan layar komputer, Anda dapat menyesuaikan kecerahan monitor. Jangan terlalu gelap maupun terlalu cerah.
Jika perlu, Anda dapat memasang filter anti silau pada layar.
Tidak hanya itu, Anda juga harus mengatur jarak pandang yang idealnya 50 hingga 100 sentimeter dengan posisi tegap.
Baca Juga: 3 Mitos Tentang Mata Minus yang Masih Dipercaya
2. Beri jeda bagi mata dengan mengimplikasikan aturan 20-20-20. Yaitu, istirahat setiap 20 menit, melihat objek yang berjarak minimal 20 kaki (6 meter) selama 20 detik.
3. Selingi dengan senam mata. Caranya dengan memijat kelopak mata, memutar mata, melirik ke semua arah, mengalihkan pandangan sejenak dari layar serta hangatkan mata dengan telapak tangan.
4. Rajin mengonsumsi buah dan sayur, terutama wortel.
Wortel mengandung vitamin A dan beta karoten. Beta Karoten adalah antioksidan yg bekerja untuk melindungi sel-sel mata dari radikal bebas.
Sedangkan vitamin A berfungsi untuk menjaga ketajaman dan permukaan mata agar tetap jernih.
5. Apabila mata terasa merah, gatal dan kering, atasi dengan obat tetes mata atau mengompres mata dengan air dingin.
Berita Terkait
-
Horor PPDS Mata Unsri: Dipalak Senior Sampai Coba Bunuh Diri, Kemenkes Turun Tangan
-
Trauma Mengintai Korban Bencana Sumatra, Menkes Kerahkan Psikolog Klinis
-
Kemenkes Minta Rp500 Miliar untuk Perbaikan Fasyankes dan Alat Medis Rusak Akibat Banjir Sumatra
-
Selain Devano, 6 Artis Indonesia Ini Rela Ganti Nama Panggung Demi Hoki dan Citra Baru
-
Gigitan Ular Jadi Ancaman Nyata di Baduy, Kemenkes Akui Antibisa Masih Terbatas
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?