Suara.com - Beberapa siswa SD di China dibawa ke rumah sakit karena mengalami sakit perut. Ternyata para siswa tersebut telah dipaksa untuk makan sampah oleh gurunya.
Dilansir dari China Press via World of Buzz, para siswa tersebut dihukum oleh gurunya karena tidak membersihkan tempat sampah di kelas mereka. Para guru yang terlibat tersebut telah ditahan dan dua kepala sekolah telah diberhentikan.
Setelah diperiksa oleh dokter, ternyata di perut para siswa tersebut terdapat benda asing, bahkan di kotoran mereka pun ada benda asing, seperti potongan kertas, plastik, hingga kulit lengkeng.
Salah seorang siswa yang tengah berbaring di tempat tidur rumah sakit mengungkapkan, peristiwa berawat saat gurunya tersebut pergi ke ruang kelas mereka untuk memeriksa mereka dan menemukan tempat sampah belum dikosongkan. Marah, guru tersebut lantas memaksa 10 muridnya untuk memakan sampah.
Karena takut, para siswa melakukan apa yang disuruh oleh gurunya dan tidak memberi orang tua mereka karena takut akan dikeluarkan. Kejadian terungkap saat mereka mengalami sakit perut hingga dilarikan ke rumah sakit.
Akan tetapi, pihak sekolah menyangkal bahwa mereka telah memaksa para muridnya untuk memakan sampah. Menurut mereka, para guru hanya memarahi siswanya.
Berita Terkait
-
Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang
-
Ironi Restoran Self-Service: Mau Praktisnya, Enggan Tanggung Jawabnya
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi
-
Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global