Suara.com - Seorang pria 34 tahun asal Singapura didenda sebesar SGD 5.000 atau setara dengan Rp 50 juta akibat masturbasi sembarangan untuk menghilangkan stresnya.Pria bernama Low Yan Long itu didakwa atas tuduhan melakukan tindakan cabul di depan umum.
Awalnya, Yan Long diketahui berkeliling apartemen di Toa Payoh dan Ang Mo Kio untuk mencari sepatu wanita. Setelah itu, ia melakukan masturbasi dan mengencingi sepatu-sepatu wanita untuk menghilangkan stresnya.
Yan Long merasa terangsang secara seksual setiap kali melihat dan mencium sepatu perempuan. Hal itu karena ia membayangkan seorang perempuan cantik yang mengenakan sepatu tersebut.
Seorang dokter dari Institut Kesehatan mental, dilansir dari todayonline.com, pun mengatakan bahwa tindakan Yan Long bukan merupakan bentuk gangguan mental atau sakit jiwa. Menurutnya, perilaku Yan Long menggambarkan tindakan menyimpang secara seksual dan kesulitan mengatasi stresnya.
Setelah diselidiki, ternyata Yan Long adalah seorang pekerja paruh waktu di sebuah perusahaan peti mati dan restoran cepat saji. Ia merasa tertekan oleh pekerjaannya dan masalah keluarga di rumah.
Hal itulah yang membuatnya stres berat sehingga tidak bisa mengendalikannya. Akibatnya, ia meluapkan stres dengan masturbasi dan mengencingi sepatu perempuan.
Pertama kali Yan Long melakukan perbuatannya yang melanggar hukum ini adalah awal Januari 2019. Saat itu, Yan Long berjalan mencari sepasang sepatu perempuan.
Setelah menemukannya, Yan Long langsung membuat resleting celananya untuk melakukan masturbasi sampai ejakulasi dan mengeluarkan spermanya di sepatu perempuan tersebut. Selesai masturbasi, ia akan mengembalikan sepatu perempuan itu di tempat semula.
Sampai akhirnya sebuah kamera CCTV pun menangkap perbuatan Yan Long yang suka masturbasi dan mengencingi sepatu perempuan di apartemen.
Baca Juga: Mudah Stres? Ini 3 Olahraga yang Dapat Tingkatkan Suasana Hati
Salah satu suami dari perempuan pemilik sepatu pun melaporkan tindakan Yan Long ke polisi dan memilih membuang sepatu pasangannya. Yan Long sendiri sempat ditangkap tapi lalu dibebaskan dengan jaminan.
Sayangnya, Yang Long kembali melakukan perbuatannya di pertengahan tahun 2019 dan tertangkap oleh kamera CCTV. Yan Long kembali ditangkap polisi. Kali ini, dia mendapat denda berat karena dianggap sudah melakukan tindakan cabul di tempat umum.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!