Suara.com - HIV/Aids Disebut Soulmate Penyakit TBC, Apa Maksudnya?
Tuberkolosis (TB) masih jadi permasalahan penyakit yang harus diprioritaskan penanggulangannya di Indonesia. Pasalnya penyakit ini mudah sekali menular dan biasanya melalui udara.
TB jadi penyakit yang sangat rentan bagi mereka yang punya daya tahan tubuh lemah. Misalnya saja pada orang dengan HIV/AIDS, bahkan angkanya 30 persen pengidap TB dan dirawat di rumah sakit. Ini karena mereka punya daya tahan tubuh yang rentan, jadi bukan hal aneh jika HIV disebut sebagai soulmate TB.
"HIV bisa dikatakan soulmatenya TB, karena pasien-pasien HIV yang imunitasnya rendah. Apalagi kalau tidak dalam pengobatan, maka itu akan mudah terinfeksi oleh kuman TB, terutama di negara endemis seperti Indonesia, jadi biasanya pasien-pasien HIV yang dirawat umumnya lebih banyak karena TB," ujar Dr. dr. Erlina Burhan, Sp.P (K), Doktet Spesialis Paru RS Islam Jakarta di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (23/12/2019).
Mereka dengan HIV/Aids akan dengan mudah jatuh sakit oleh kuman TB. Berbeda dengan mereka yang tanpa HIV/Aids saat kuman menyerang, antibody atau sistem imun yang sehat akan mudah menekan peredaran kuman di tubuh.
"Berbeda dengan orang yang tidak dengan HIV, walaupun orang-orang tersebut juga menghirup udara yang mengandung kuman TB, tetapi itu saya sampaikan karena sistem imunnya yang bagus maka sistem imun ini kan bisa mengontrol kuman-kuman itu untuk tidak menimbulkan penyakit pada tubuh seseorang," jelas dr. Erlina.
Kalau sudah positif terjangkit yang ditandai dengan nafsu makan berkurang, keringat berlebihan di malam hari, hingga batuk darah atau flek, maka bersiaplah untuk meminum obat selama 6 bulan berturut-turut tanpa putus. Hal ini untuk menjaga agar kuman tidak berevolusi yang hasilnya memicu resistensi obat.
"Walaupun ada usaha dari para peneliti untuk makin mempersingkat durasi pengobatan, kemungkinan cita-citanya kedepan pengobatan TB cukup 2 bulan saja, tapi sekarang berhubung penelitiannya belum selesai itu masih 6 bulan," tutupnya.
Sementara itu disarankan untuk pemulihan semakin cepat, para pasien TB harus banyak makan, dan mengonsumsi nutrisi yang seimbang. Pastikan sistem imun tidak melemah karena dapat memperkecil angka kesembuhan.
Baca Juga: Anak Tak Bersalah Jadi Korban HIV AIDS, KPPPA: Masyarakat Tidak Menjauhi!
"Karena sistem imun ini nggak baik dia lemah, dia gampang kuman menginvasi kalau kuman sudah ada tereaktifnya pasif, jadi karena lemahnya tidak bisa melindungi hostnya atau orangnya," tuturnya.
"Tidak serta merta kalau makannya banyak lalu dipersingkat pengobatannya, nggak juga, tetap harus 6 bulan," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya
-
Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir