Health / Konsultasi
Rabu, 01 Januari 2020 | 20:39 WIB
Warga Pejaten, Jakarta Selatan dievakuasi dari banjir Jakarta. [suara.com/ Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Banjir bisa menyebabkan terjadi peningkatan risiko infeksi penyakit yang ditularkan melalui kontak langsung dengan air yang tercemar. Yuk, waspadai penyakit yang umumnya menular saat musim banjir. Apa saja?

Dalam kondisi rumah dikepung banjir, biasanya masyarakat mencari sumber masakan yang serba praktis dan instan, seperti mi instan atau makanan siap saji lainnya. Tapi, jangan sembarangan mengonsumsi mi instan, ya. Ini alasannya.

1. Banjir, Jangan Sembarangan Makan Mi Instan

Ilustrasi mi instan (Shutterstock)

Dalam kondisi rumah dikepung banjir, biasanya masyarakat mencari sumber masakan yang serba praktis dan instan, seperti mi instan atau makanan siap saji lainnya.

Tapi, jangan sembarangan mengonsumsi mi instan, ya. Ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor, Prof. Dr. Ir. Ahmad Sulaeman, MS, PhD, mengingatkan untuk tidak sembarangan mengolah makanan instan. Mi instan yang terbaik adalah dimasak dahulu menggunakan api alias kompor.

Baca selengkapnya

2. Tahun Baru, Ayo Jaga Kesehatan dengan 5 Tips Berikut!

Ilustrasi resolusi sehat 2020. (Shutterstock)

Tahun baru sudah datang, dan tentu Anda juga memiliki serangkaian rencana yang ingin dilakukan pada 2020 ini. Namun, jangan lupa juga untuk membuat resolusi kesehatan demi kesejahteraan hidup Anda.

Melansir Mother Nature Network, berikut rangkaian resolusi yang dapat Anda ikuti agar memiliki hidup yang lebih sehat dan bahagia.

Baca Juga: Banjir, Jangan Sembarangan Makan Mi Instan

Baca selengkapnya

3. Jakarta Banjir, Masyarakat Harus Waspada 4 Penyakit Menular Ini

Seorang warga menggotong barang saat banjir merendam kawasan Kebon Pala, Jakarta Timur, Rabu (1/1). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Hujan deras yang melanda sejak Selasa (31/12/2019) membuat sejumlah titik di DKI Jakarta terendam banjir dengan ketinggian mencapai selutut orang dewasa.

Kondisi ini pun membuat banyak perumahan warga tergenang air kotor. Sayangnya, bencana ini justru dijadikan 'wahana bermain' bagi anak-anak.

Baca selengkapnya

Load More