Suara.com - Kasus penyakit influenza A telah meningkat tahun ini. Penyakit indluenza A ini pun tengah mewabah pada beberapa sekolah di Malaysia. Akibatnya, beberapa sekolah harus ditutup karena penularan penyakit influenza A yang cepat di antara anak-anak.
Wabah penyakit influenza A ini pertama ditemukan di SRJK (C) Li Hwa di Malaysia yang dikabarkan ada dua kelas terpengaruh, setiap kelasnya berisi sekitar 36 siswa.
Beberapa siswa dilaporkan telah mengalami gejala influenza A yang bersifat ganas. Akibatnya dilansir dari World of Buzz, kelas yang menyebarkan wabah influenza A ini pun harus ditutup hingga 20 Januari 2020.
Sementara itu, pejabat kesehatan dari Kementerian Kesehatan lantas melakukan prosedur desinfeksi di sekolahan tersebut. Pihak sekolah juga membuat pengumuman darurat melalui Facebook untuk memastikan bahwa orangtua dari murid yang terkena wabah influenza A mengenai penutupan kelas sementara.
Melansir dari Medical News Today, influenza A termasuk penyakit yang sangat menular melalui tetesan kecil cairan tubuh, batuk, bersin atau berbicara.
Para ilmuwan membagi influenza A menjadi dua subtipe berdasarkan protein yang hidup di permukaan virus. Protein-protein ini, hemagglutinin (H) dan neuraminidase (N), membantu virus menempel pada sel-sel dalam tubuh, yang menyebabkan infeksi.
Gejala seseorang tertular influenza A, termasuk batuk, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, nyeri otot, sakit kepala dan kelelahan. Dalam kasus yang lebih parah, beberapa orang mengalami muntah dan diare.
Gejala-gejala ini cenderung lebih sering terjadi pada anak-anak daripada pada orang dewasa. Dalam kebanyakan kasus, sistem kekebalan tubuh akan melawan virus itu sendiri.
Tetapi beberapa orang akan mengalami komplikasi. Kondisi ini lebih sering terjadi pada orang dewasa yang lebih tua dan mereka yang memiliki kondisi yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh mereka.
Baca Juga: Trauma Disebut Pemeran Video Porno, Selebgram Cantik Tara Lapor Polisi
Adapun komplikasi akibat influenza A yang mungkin terjadi, antara lain pneumonia, bronkitis, infeksi sinus dan infeksi telinga. Bagi Anda yang ingin melindungi diri dari penularan influenza A, bisa menggunakan masker penutup hidung dan mulut.
Selain itu, Anda juga perlu minum cukup air untuk menjaga kelembapan tenggorokan dan banyak istirahat. Lebih baik hindari kerumunan besar untuk mencegah infeksi lebih lanjut di tengah publik.
Berita Terkait
-
Digerebek di Kamar Hotel Dumai, WNA Malaysia Bawa 99.600 Butir Happy Five Senilai Rp39,8 Miliar!
-
Cuan Gila! Modal Rp200 Ribu, Pria Malaysia Jual Domain ai.com Seharga Rp1,1 Triliun
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Di Tengah Penangguhan Sanksi FIFA, Klub Malaysia Datangkan Pemain Naturalisasi Harimau Malaya
-
Libas Malaysia 3-2, Indonesia Keluar sebagai Juara Grup D BATC 2026
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah