Suara.com - Virus corona covid-19 dipercaya merusak tubuh dengan cara yang sama seperti SARS dan MERS.
Hal tersebut diungkapkan oleh tim peneliti asal China setelah terlibat dalam studi otopsi salah satu korban meninggal dunia karena infeksi covid-19.
Korban diketahui berusia 50 tahun, meninggal dunia akibat wabah corona pada Januari 2020.
Pada bagian paru-paru, jaringan hati dan jantung korban menunjukan adanya 'fitur patologis Covid-19 sangat mirip dengan infeksi saluran nafas akut SARS dan MERS'.
Korban menunjukam gejala awal sakit pada 14 Januari 2020 namun meninggal dunia dua minggu kemudian. Ia memiliki kerusakan alveoli pada kedua paru-parunya dan kerusakan pada hati yang mungkin, catat peneliti, disebabkan karena infeksi virus atau akibat obat yang dikonsumsi selama sakit.
"Ada kerusakan kurang substansial pada jaringan jantung, menunjukan bahwa infeksi mungkin tidak secara langsung merusak jantung," tulis penelitian seperti yang Suara.com lansir di AsiaOne.
Peneliti juga mengatakan bahwa obat kortikosteroid, atau pengobatan antiinflamasi yang direkomendasikan WHO tidak boleh secara rutin digunakan di luar uji klinis. Maka dari itu, harus dipertimbangkan penggunaan ventilator untuk pasien virus corona covid-19 yang sudah parah, mengingat terjadinya kasus kerusakan pada bagian paru-paru korban.
Wabah SARS sendiri terjadi pada 2002-2003, berasal dari China Selatan dan membunuh lebih dari 800 orang di seluruh dunia. Sementara wabah MERS terjadi pada 2012, berasal dari Arab Saudi dan menyebabkan 860 orang meninggal dunia.
Laporan tersebut dimuat dalam jurnal The Lancet dan buat oleh Pusat Medis Kelima Rumah Sakit Umum Tentara Pembebasan Rakyat di Beijing, China.
Baca Juga: Tak Jauh Berbeda dengan SARS & MERS-CoV, Begini Penampakan Asli COVID-19!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD