Suara.com - Bepergian dengan Pesawat, Ini 3 Langkah Melindungi Diri dari Virus Corona
Pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyatakan virus Corona Covid-19 sebagai pandemi global memberikan efek instan. Sejumlah negara melarang penerbangan ke negara-negara terinfeksi hingga pembatasan kunjungan dari wisatawan.
Imbauan juga diberikan kepada masyarakat untuk tidak bepergian tanpa alasan mendesak. Nah, jika Anda termasuk dalam kelompok yang terpaksa harus bepergian dengan pesawat, ada baiknya mencatat cara melindungi diri dari virus Corona Covid-19 berikut ini, seperti dikutip dair Medical Daily, Jumat (13/3/2020).
1. Persiapan maksimal di rumah
Persiapan di rumah, termasuk dengan membawa sabun atau hand sanitizer agar tetap bisa cuci tangan, merupakan langkah awal menjaga diri dari virus Corona Covid-19.
Pastikan juga semua kelengkapan asuransi kesehatan lengkap, mengecek kabar terbaru seputar Corona Covid-19 dari sumber terpercaya, dan memberikan nomor darurat untuk dihubungi.
2. Bandara penuh virus dan kuman, harus bagaimana?
Ya, sebagai salah satu pusat tranportasi, berada di bandara membuat risiko Anda tertular penyakit meningkat. Pakar mikrobiologi Charles Gerba dari University of Arizona mengatakan, gunakan pakaian lengkap jika sedang ada di bandara.
"Hindari juga menunggu di area padat penumpang. Mengantrelah barisan sudah sepi sehingga Anda tak bersenggolan dengan banyak orang," ujarnya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Anies Imbau Tutup Aktivitas Publik karena Corona?
Sebisa mungkin, hindari memegang pegangan eskalator, wastafel, hingga bangku tempat Anda duduk di ruang tunggu. Beruntung, fasilitas antiseptik untuk cuci tangan biasanya mudah ditemukan di bandara.
"Studi menyebut benda yang disentuh oleh banyak orang berpotensi jadi penular virus. Maka dari itu, kurangi menyentuh benda-benda bukan milik Anda pribadi, terutama di tempat umum," tuturnya.
3. Di dalam pesawat, perhatikan etika batuk dan bersin
Etika batuk dan bersin wajib diterapkan saat berada di dalam pesawat, meskipun Anda tidak sedang sakit. Bahkan, Anda diminta untuk berbagi tisu atau hand sanitizer pada orang yang duduk di sebelah Anda.
Perhatikan juga arus air conditioner (AC) yang ada di atas kepala. Jika bisa, arahkan ke Anda untuk membuat semacam 'perisai' udara yang berfungsi mencegah adanya droplet dari orang lain mencapai wajah Anda.
"Arus udara yang kencang akan membuat droplet terdorong ke bawah, sehingga Anda terlindungi jika ada yang bersih atau batuk ke arah Anda," ungkap Paul Pottinger, pakar penyakit infeksi dari University of Washington.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital