Suara.com - Penyakit hipertensi dan jantung sebelumnya identik dialami oleh orang berusia 50 tahun ke atas alias lanjut usia (lansia). Namun, seiring waktu kedua penyakit itu juga rentan dialami yang orang-orang yang masih berusia muda.
"Sekarang yang hipertensi dan korener banyak banget yang muda. Biasanya kan umur 30-40 gak mikir sakit jantung. Sekarang umur 33-35 banyak yang masuk IGD sampai pasang ring," kata Dokter spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Rina Ariani dalam Talkshow online 'Puasa, Jantung, & Hipertensi,' dalam kanal YouTube Violad Studio, Rabu (29/4/2020).
Kondisi ini terbilang baru jika dibandingkan degan lima atau sepuluh tahun lalu. Lantas apa yang menjadi penyebabnya?
Menurut Rina, penyebab paling sering anak muda terkena hipertensi dan jantung karena faktor gaya hidup yang tidak sehat. Padahal umumnya, penyebab kedua penyakit itu disebabkan karena faktor resiko seperti obesitas, kolesterol, merokok, juga keturunan darah tinggi dan jantung.
"Gara-gara lifestyle biasanya, makanan, kurang aktivitas. Jadi yang kita kerjakan sehati-sehari," ucapnya.
Meski begitu faktor keturunan tak selalu akan membuat orang terdiagnosis sakit jantung dan hipertensi. Dalam kesempatan yang sama, Ahli gizi Arti Indira mengatakan gaya hidup sebenarnya menjadi kunci teehindar dari kedua penyakit itu.
"Faktor genetik tapi bisa dimodifikasi dari faktor gaya hidupnya. Kalau punya gen yang membawa sifat hipertensi dan jantung tapi gaya hidup kita baik, bisa aja gak jadi sakit jantung dan hipertensinya," ucapnya.
Ia menyampaikan, gaya hidup sehat cukup dengan konsumsi makanan bergizi dan kaya serat seperti sayur dan buah-buahan. Juga rutin melakukan aktivitas fisik untuk menjaga berat badan.
Baca Juga: Masih Kinyis-kinyis! 5 Potret Artis Dangdut saat Sekolah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini